0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Bunga KUR Tinggi, Jusuf Kalla Marah

dok.merdeka.com

Jusuf Kalla

Timlo.net – PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) dinilai masih menerapkan bunga tinggi untuk penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) sendiri mengaku geram dengan BRI.

“Malah KUR dulu 22 persen, saya marah, ini anda ini, BRI ini untung tinggi karena bunga tinggi anda kasih rakyat kecil, bahaya ini, turunkan,” kata JK, Selasa (27/10).

JK mengatakan penurunan suku bunga KUR ini akibat dari subsidi bunga yang diberikan pemerintah. Dia melihat BRI mengambil untung dengan cara membebani pengusaha kecil.

“Jadi jangan untung karena membebani rakyat kecil, jadi tidak adil karena faktor lebih penting pengusaha besar 10 persen, pengusaha kecil 22 persen, sangat tidak adil. Sampai saya marah betul, turunkan. Anda tidak adil perlakukan bangsa ini,” kata JK.

Menurut dia, suku bunga perbankan di Indonesia harus bersaing menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN. Untuk itu, pemerintah memberikan subsidi bunga dalam penyaluran KUR. Namun, lanjut JK, subsidi bunga KUR akan dikurangi setelah para pengusaha kecil mulai tumbuh.

“Kalau dengan bunga tinggi nanti tidak bisa bersaing dengan negara lain. Semua kita harus jadikan efisien, bagaimana bersaing kalau di Malaysia, di China bunga 4 persen, 5 persen, kita besar, ini harus kita turunkan walaupun dengan subsidi juga,” jelas JK.

[bim]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge