0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Zulham Zamrun dan Bepe Ramaikan Plumbon Cup?

dok.timlo.net/aryo yusri atmaja
Stadion Mini Plumbon, Tawangmangu, Karanganyar (dok.timlo.net/aryo yusri atmaja)

Karanganyar — Hingar bingar Piala Presiden telah rampung dua pekan lalu, dengan memunculkan nama Persib Bandung sebagai juaranya. Kini aktifitas para pesepakbola nasional akan kembali berkutat pada gelaran turnamen antar kampung (Tarkam) di beberapa daerah.

Perhatian khusus bakal tertuju pada turnamen Plumbon Cup I yang diselenggarakan di Stadion Mini Plumbon, Tawangmangu, Karanganyar, (31 Oktober – 15 November) mendatang. Sebanyak 16 tim peserta turnamen akan diperkuat para pemain pengalaman dan punya nama mentereng di Tanah Air.

Sebelumnya, turnamen Plumbon akan diikuti nama-nama seperti Anindito Wahyu, Dimas Galih, Gunawan Dwi Cahyo, Wahyu Wijiastanto, dan belasan pemain Persis Solo yang sudah terkenal di wilayah Surakarta dan sekitarnya. Kini muncul kabar bahwa pemain Persib Bandung, Zulham Zamrun dan ikon Persija Jakarta, Bambang Pamungkas (Bepe) disinyalir juga akan ikut.

Seperti yang diungkapkan Ketua Panitia turnamen Plumbon Cup I, Purwanto, pemain-pemain ISL akan didatangkan oleh beberapa tim peserta. “Diklat Salatiga rencananya akan memanggil pemain-pemain yang bekas anak didik, diantaranya ya Bambang Pamungkas. Sementara Persiharjo Bajang Koplak sedang melakukan negosiasi mendatangkan topskor Piala Presiden, Zulham Zamrun,” ujar Purwanto, Selasa (27/10).

Sementara tim peserta lain juga tak mau kalah dalam mendatangkan pemain terkenal. Salatiga akan memanggil  Wahyu Tanto dan Gunawan Dwi Cahyo. Kediri All Star akan mengandalkan Dimas Galih dan dibesut eks pelatih Persis Solo, Aris Budi Sulistyo. Tim Safin Pati diperkuat Juan Revi dan Rudi Widodo. sementara Persis Solo dengan kekuatan mayoritas seperti saat Piala Kemerdekaan.

“Kami belajar mengajak tim-tim yang punya nama besar ikut menyebarkan animo sepak bola di Plumbon,” tambahnya.

Untuk tiket pertandingan, panitia Plumbon Cup, ditarik dengan harga Rp 8000, namun bisa naik pada saat memasuki babak semifinal dan final. Stadion Mini Plumbon sendiri diakui Purwanto mampu menampung hingga 5000 penonton.

Terpisah, Kepala Desa Plumbon, Suwaji mengatakan, turnamen edisi pertama kali di daerahnya ini untuk menandai dibukanya stadion baru masyarakat Plumbon. Selain itu dikatakannya untuk memeriahkan hari jadi Kabupaten Karanganyar yang ke 98 tahun. “Turnamen besok sekaligus memperingati Hari Jadi Karanganyar. Harapan kami sepak bola di Indonesia bisa berkembang,” ujar Suwaji.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge