0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

“Api Loncat” Sergap Seluruh Wilayah Hutan Lawu

IMG02941-20151026-0933
Kebakaran hutan di Cemoro Sewu ()

Karanganyar — Terbakarnya petak 63N di Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Tambak, Kecamatan Ngargoyoso, Karanganyar membuat bingung tim relawan maupun pihak Perhutani. Pasalnya, RPH Tambak sangat jauh dari titik api di Cemoro Sewu maupun Cemoro Kandang.

“Itu sangat jauh, Mas. Tapi semua kemungkinan bisa terjadi,” kata Asisten Perhutani Bagian Kesatuan Pemangku Hutan (BKPH) Lawu Utara, Arif Nurjati, Senin (26/10).

Arif mengatakan, kemungkinan kebakaran di petak 63N RPH Tambak disebabkan oleh ‘api loncat’ yang terbang dari titik api kebakaran di Cemoro Sewu maupun Cemoro Kandang. Angin kencang yang terjadi di wilayah tersebut selain membuat api semakin besar juga membawa ranting yang masih menyala hingga beberapa kilometer.

“Ranting yang menyala itu lalu jatuh di semak-semak kering dan membuat titik api baru,” jelas Arif.

Akibat kebakaran sejak Agustus sampai sekarang, Arif memperkirakan lebih dari 300 hektare lebih hutan di Lawu Utara, habis terbakar. Luasan tersebut meliputi petak 63 Q, 63 O dan dan di RPH Tlogodringo. Luasan ini belum termasuk area hutan BKPH Lawu Selatan, Magetan, Jawa Timur.

“Perkirakan awal sekitar 300 hektar. Tapi kemungkinan masih bisa bertambah,” jelas Arif.

Terpisah, Kepala Pelaksana Harian BPBD Karanganyar Nugroho mengatakan  19 personel regu Search and Rescue (SRU) I dan 15 personel regu SRU II meluncur ke jalur pendakian Cemoro Kandang untuk menyisir dan memastikan kebakaran tak sampai mendekati titik tersebut.

“Untuk sementara, penduduk di Tawangmangu yang berada di sekitar Cemoro Kandang masih aman,” jelasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge