0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

FPD : Ada Jebakan Batman di RAPBN 2016

merdeka.com

Gedung DPR RI

Timlo.net — Partai Demokrat mencium ada jebakan yang ingin dilakukan pemerintah dalam pembahasan RAPBN Tahun 2016. Sebab pemerintah memasukkan tax amnesty sebagai asumsi pendapatan negara, padahal UU Tax Amnesty sendiri belum selesai dibahas atau ditunda oleh DPR.

Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR dari Fraksi Partai Demokrat Erma Suryani Ranik mengaku aneh dengan asumsi postur anggaran yang diberikan pemerintah terkait pembahasan RAPBN 2016.

Dalam asumsinya pemerintah, pemerintah memasukkan pendapatan anggaran sebesar Rp 500 triliun yang berasal dari pengampunan pajak atau Tax Amnesty.

“Ini kita memikirkan dan menghitung yang belum jelas (Rp 500 triliun), kita hitung sebagai pendapatan kan aneh,” kata Erma dalam pernyataannya, Senin (26/10).

Erma menegaskan, Fraksi Demokrat tegas menolak tax amnesty masuk dalam RAPBN 2016. Dia mencium ini sebuah jebakan batman dari pemerintah.

“Tetapi dari info yang beredar seperti itu (menggunakan asumsi tax amnesty). Posisi Fraksi Partai Demokrat kita tidak sepakat dengan RAPBN dengan asumsi penggunaan tax amnesty ini, ini jebakan Batman,” ujar Politikus Demokrat itu.

Seperti diketahui, pemerintah dan DPR tengah membahas RAPBN tahun 2016. Pengesahan yang harusnya dijadwalkan pada 22 Oktober menjadi molor.

Salah satu penyebabnya, pemerintah memasukkan tax amnesty sebagai salah satu pendapatan negara. Padahal UU tax amnesty sendiri masih dibahas di DPR.

[rnd]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge