0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Awas, Kabut Asap Kalimantan Menuju Tanah Jawa

merdeka.com

Ilustrasi Kabut Asap

Timlo.net — Beberapa hari belakangan ada pemandangan yang tak biasa terlihat di langit Ibu Kota Jakarta. Langit Jakarta berkabut, ternyata bukan karena embun pagi tapi dampak dari kebakaran hutan yang terjadi di Sumatera dan Kalimantan sudah sampai di pusat kota Tanah Air.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika menyatakan kabut asap di area udara Jakarta berasal dari kawasan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan dan Sumatera.

Pergerakan asap dari area kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan dan Sumatera menuju sejumlah wilayah di pulau Jawa dan ini terpantau citra Satelit Himawari-8, demikian siaran pers dari Hubungan Masyarakat BMKG yang diterima, dikutip dari Antara, Senin (26/10).

Dari citra satelit itu dapat diperkirakan kabut asap akan menutupi kawasan udara Jakarta dan sebagian wilayah pulau Jawa selama 2-3 hari ke depan. Artinya pemandangan udara kabur akan tetap terjadi dalam rentang waktu tersebut.

Adapun kabut asap diperkirakan ada pada ketinggian sekitar 3-5 kilometer dari permukaan tanah. Hal ini disebabkan udara dari wilayah kebakaran bergerak dari utara menuju sebagian wilayah Jawa.

Kondisi kabut itu sendiri diperkirakan tidak akan memengaruhi cuaca permukaan di wilayah Jakarta.

Kabut ini berasal dari partikel kering dan udara panas yang menyebabkan jarak pandang pendek dan kelembaban rendah dikarenakan udara dan partikel tersebut tidak dapat naik atau tertahan pada atmosfer lapisan bawah akibat lapisan udara di atas lebih panas daripada di bawahnya.

Sementara itu, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, situasi kabut asap yang sampai Jakarta itu baru terjadi dalam beberapa tahun terakhir ini.

Dia mengatakan, pada tahun-tahun sebelumnya paparan kabut asap imbas kebakaran hutan dan lahan di Sumatera dan Kalimantan tidak pernah meluas hingga ke Jakarta. Artinya, paparan kabut asap pada tahun ini lebih luas dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Meski demikian, kata dia, masyarakat tidak perlu khawatir atas sebaran kabut asap tersebut hingga ke Jakarta.

“Tidak ada yang perlu dikhawatirkan dengan adanya sebaran asap tipis dari kebakaran hutan dan lahan tersebut. Sifatnya temporer dan mudah berubah setiap saat tergantung pada arah dan kecepatan angin,” katanya.

Sebaran kabut asap yang berimbas hingga Jakarta tersebut, tambah dia, belum menurunkan kualitas udara di ibu kota.

[rnd]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge