0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Mahalnya Air Zam-Zam Tak Pengaruhi Jumlah Permintaan

timlo.net/setyo pujis

Suasana di toko oleh-oleh haji Pasar Kliwon

Solo – Harga air zam-zam di sejumlah pusat oleh-oleh khas haji di Kota Solo melambung tinggi. Naiknya harga tersebut dipengaruhi selisih kurs Dolar terhadap Rupiah yang cenderung naik.

“Kenaikan harga air zam-zam sudah terjadi sejak dua tahun belakangan ini. Selain pembatasan impor dari pemerintah kenaikan harga juga dipengaruhi oleh selisih kurs Dollar yang terus merangkak naik,” ujar pemilik toko oleh-oleh haji dan umroh Assegaf, Guraisy Assegaf kepada wartawan, Senin (26/10).

Dirinya mengatakan, untuk air zam-zam harga per 10 liter saat ini menembus angka Rp 1 Juta. Padahal dua tahun sebelumnya dengan ukuran yang sama hanya dijual Rp 500 Ribu.

“Meskipun harganya naik derastis namun untuk permintaan air zam-zam masih relatif tinggi. Apalagi jika saat musim kepulangan jamaah haji seperti sekarang. Kenaikan permintaan bisa mencapi 50 persen,” jelasnya.

Hal sama juga dikatakan pedagang lainnya, pemilik pusat oleh-oleh haji Asshafa, Saidah menyampaikan, meskipun harga air zam-zam saat ini melambung tinggi namun permintaan masih relatif tinggi.

“Mungkin karena ada kebijakan pembatasan air zam-zam oleh jamah haji. Sehingga setelah tiba dari tanah suci mereka banyak yang membeli disini untuk oleh-oleh keluarganya,” ungkap dia.

Menurutnya, selain air zam-zam, kenaikan harga juga terjadi untuk oleh-oleh khas haji lainnya. Seperti kacang almond dari sebelumnya Rp 190 Ribu per kilogram sekarang menjadi Rp 220 Ribu per kilogram, kurma dari sebelumnya Rp 270 per karton sekarang naik menjadi Rp 300 Ribu per karton.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge