0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ratusan Pesepeda Jarak Jauh Nikmati Rute Solo-Karanganyar-Wonogiri

foto: Dwi

Event Audax

Solo – Ratusan pehobi olahraga sepeda jarak jauh menyemarakkan event sepeda balap, Audax 2015, Minggu (25/10) pagi. Dengan mengambil start di depan Balaikota Solo, sekitar 150 mulai bersepeda dengan rute ratusan kilometer.

Terbagi ke dalam dua rute dalam gelaran Audax seri Solo kali ini. Yakni fast group jarak tempuh 220 km, dengan rute Balaikota Solo menuju Karangpandan, Jatipuro, Baturetno dan terakhir di Wuryantoro. Lalu normal group jarak tempuh mencapai 190 km, dengan mengambil rute Balaikota Solo menuju Jatipuro, Baturetno dan terakhir di Wuryantoro.

Tak ada pemenang ataupun gelar juara bagi peserta yang mampu finish pertama. Pasalnya, kegiatan Audax ini hanya untuk kegiatan bagi para pehobi sepeda untuk jarak jauh, sekaligus melihat rute di Solo dan sekitarnya yang menantang.

Seperti yang diakui President of Audax Indonesia, Tenne Permatasari saat dihubungi Timlo.net, Senin (26/10) siang, bahwa perlombaan pertama kali di Solo kemarin murni kegiatan penghobi sepeda jarak jauh.

“Memang tidak ada pemenang atau siapa yang menjuarai. Karena ini kegiatan komunitas kami, mereka ingin tahu seberapa sulit rute medan yang ada di Kota Solo ini. Mereka tahunya Solo itu kecil, ternyata punya rute sepeda yang menantang,” ujar Tenne.

“Sebagian besar peserta finish, ada beberapa yang terhenti karena mereka merasakan panasnya cuaca di Solo. Tapi mereka terlihat senang karena baru kali ini merasakan rute Solo ke Wonogiri via Karanganyar,” lanjutnya.

Dari sekitar 150 peserta, beberapa diantaranya berasal dari luar negeri. Seperti dari Italia, Jerman, hingga Brunei. Sementara peserta dalam negeri didominasi dari Jawa Tengah dan Jawa Timur. Diakui Tenne ada pula beberapa atlet daerah seperti dari Yogyakarta, Solo, dan Nusa Tenggara Barat.

Event Audax yang ke 14 di Indonesia atau yang pertama kali di Kota Solo ini, diakui Tenne cukup menggembirakan. Pasalnya, dari segi peserta yang mencapai 150 disebutnya sebuah prestasi tersendiri. Padahal di beberapa tempat digelar event Internasional seperti Jakarta Marathon dan Bali Triathlon.

“Saya rasa Audax di Solo kemarin sudah sangat bagus. Terlihat dari jumlah peserta yang antusias dan ini sebuah prestasi buat kami,” tandas Tenne Permatasari.

Agenda kegiatan Audax of Indonesia berikutnya adalah di Lombok pada Februari 2016, kemudian disusul Toba (Sumatra Utara) bulan Mei, dan kembali ke Solo Agustu tahun depan. Audax sendiri sebuah organisasi olahraga bersepeda dengan peserta mencoba rute jarak jauh dengan batas waktu yang telah ditentukan. Audax berpusat di negara Prancis.

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge