0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pemkot Stop Perijinan Minimarket Baru

dok.timlo.net/dhefi
(Ilustrasi) Salah satu minimarket (dok.timlo.net/dhefi)

Solo – Badan Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu (BPMPT) Kota Solo menolak pengajuan pendirian 15 minimarket baru. Pasalnya Pemerintah Kota Solo masih memberlakukan moratorium pendirian toko modern di Kota Bengawan, dengan adanya Surat Edaran (SE) Walikota soal penghentian pendirian minimarket.

“Belum bisa kita setujui, karena memang ada SE dari Walikota itu,” ungkap Kepala BPMPT Toto Amanto, Minggu (22/10).

Dijelaskan, pemkot tidak bisa memberikan ijin terkait pendirian minimarket berdasarkan kajian akademis yang dilakukan pada 2014 silam. Dirinya mengatakan pada tahun 2016 mendatang akan membuat kajian akademis lagi tentang hal serupa.

“Ya, setidaknya sampai ada kajian akademis tentang keberadaan minimarket, baru bisa kita setujui,” katanya.

Toto memastikan bahwa minimarket yang baru beoperasi telah mengajukan ijin jauh sebelum ada moratorium.

“Ijinnya sudah lama itu, kalau ijin baru tidak bisa,” tegasnya.

Saat ini di Kota Bengawan terdapat 70 unit toko modern. Jumlah tersebut didominasi oleh Indomaret dan Alfamart.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge