0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Harga Sayuran Mulai Naik

foto: Setyo

Pedagang jagung pasar legi

Solo – Harga sejumlah komoditas seperti jagung dan sayuran-sayuran di Pasar Legi, Solo, mulai merangkak naik. Merangkaknya harga tersebut dipengaruhi oleh pasokan barang yang minim serta permintaan yang meningkat.

“Untuk harga jagung sejak seminggu terakhir ini mengalami kenaikan. Dari sebelumnya Rp 3.200 per Kg sekarang menjadi Rp 3.800 per Kg,” ujar pemilik toko sembako Sinar Terang, Sukoco kepada Timlo.net, Sabtu (24/10).

Dirinya mengatakan, naiknya harga jagung di pasaran lebih dipicu karena pasokan barang tidak sebanding dengan permintaan dari masyarakat. Hal itu juga seiring belum dibukanya kran impor jagung dari pemerintah sehingga barang semakin berkurang.

“Karena minimnya barang, bahkan saat ini banyak konsumen dari luar kota yang mengambil jagung dari Solo, seperti Tegal, Brebes dan Kebumen. Oleh karena itu ketersediaan jagung semakin berkurang jika dibanding kondisi sebelumnya,” jelas dia.

Disampaikannya, untuk jagung sendiri selama ini dipasok dari beberapa daerah dari Soloraya. Dan diprediksi harga jagung akan terus naik, jika pemerintah tidak segera mengambil kebijakan untuk mengatasinya.

Sementara itu, kondisi yang sama juga terjadi untuk harga sayur. Salah satu pedagang sayur di Pasar Legi, Wiwid mengungkapkan jika harga sayur selama sepekan terakhir terus mengalami peningkatan. Seperti jipang dari sebelumnya Rp 4.000 per Kg sekarang naik menjadi Rp 6.000 per Kg. Kobis sebelumnya Rp 5.000 per Kg sekarang menjadi Rp 8.000 per Kg. Seledri dari sebelumnya Rp 15.000 per Kg sekarang menjadi Rp 30.000 per Kg.

“Naiknya harga barang tersebut karena pasokan dari petani berkurang. Jika sebelumnya sehari bisa kirim 3-4 Kwintal per item sekarang hanya sekitar 1 Kwintal,” tandasnya.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge