0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tahanan KPK Buat LBH Guntur

dok.merdeka.com

OC Kaligis

Timlo.net – Pengacara OC Kaligis bersama dengan 17 tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendirikan Lembaga Bantuan Hukum (LBH). Lembaga ini diberi nama LBH Guntur, sesuai nama lapas dia ditahan.

“Ini merupakan aspirasi para tahanan yang harus diakomodasi dan mereka sepakat menunjuk saya sebagai ketua,” kata OC Kaligis, Sabtu (24/10).

OC mengatakan, LBH Guntur merupakan organisasi yang tujuannya menjalankan misi untuk pelurusan, perbaikan dan penegakan hukum di Indonesia. Menurut dia, ketentuan pendirian LBH yakni memberikan bantuan hukum atau konsultasi secara lisan maupun tertulis secara cuma-cuma dan gratis bagi para pendiri.

Seperti lembaga hukum pada umumnya, LBH ini juga memberikan bantuan hukum sebagai pengabdian kepada masyarakat yang diperlakukan secara tidak adil dengan tidak mengutamakan keuntungan.

“Kami mengutamakan upaya pelurusan, perbaikan dan penegakan hukum yang berkeadilan di Indonesia,” katanya menegaskan.

Namun para tanahan tersebut memberikan kuasa kepada Kaligis untuk melaksanakan langkah-langkah yang diperlukan dalam rangka perwujudan dan operasionalisasi LBH Guntur termasuk pengurusan badan hukum pada notaris.

Sedangkan 17 pendiri LBH tersebut yakni Suryadharma Ali, Waryono Karno, Djamaludin Malik, Adriansyah, Mulya Hasjmy, Rizal Abdullah, Rusli Sibua dan Budi Antoni Aldjufrie.

Selain itu, pendiri LBH lainnya adalah Ilham Arief Siradjuddin, Made Meregawa, Heru Sulaksono, Antonius Bambang Djatmiko, Abdur Rouf, Dadang Priyatna, Sugiarto, Kasmin dan Jannes Johan Karubaba.

Ketika dalam penjara, katanya, bukan berarti tidak boleh berkarya, apalagi untuk memperjuangkan perlakukan tidak adil.

Hukum harus ditegakkan meski dalam jeruji besi, bisa saja pihak tertentu merekayasa hukum dan pihak lain menjadi korban, demikian OC Kaligis.

[lia]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge