0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Hebat, Pengelolaan Tinja di Solo Pakai Software

Solo – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Solo akan melakukan pengawasan ketat pada pelaksanaan Layanan Lumpur Tinja Terjadwal (L2T2). Program yang akan diujicobakan di dua kecamatan yakni Banjarsari dan Jebres itu akan dipantau dengan software khusus. Hal ini dilakukan untuk mengamati kinerja dari perusahaan rekanan yang akan melaksanakan sedot tinja.

“Kita bekerjasama dengan beberapa operator sedot tinja, yang akan kita pantau kerja mereka dengan menggunakan Program MIS (Management Information Sistem),” ungkap Direktur Utama (Dirut) PDAM Kota Solo, Singgih Tri Wibowo, Sabtu (24/10).

Hal ini dilakukan untuk memastikan rekanan akan bekerja sesuai dengan jadwal yang telah disepakati. Selain itu sistem ini juga untuk mengawasi operator untuk tidak membuang lumpur tinja di sungai.

“Harus dibuang di IPLT (Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja) Putri Cempo, bukan dibuang sembarangan,” katanya.

Selain itu operator truk penguras tinja akan dilengkapi dengan surat dengan barcode tertentu, dan terhubung dengan komputer yang ada di PDAM, sehingga bisa diamati pergerakannya.

“Jadi apakah dia benar ke rumah pelanggan, apakan benar dikuras dan dioleh di IPLT, semua akan kita siapkan dengan digitalisasi,” paparnya.

Sebelumnya, Kasubdit Drainase Direktorat Pengembangan Penyehatan Lingkungan Pemukiman (PPLP) Kementerian Pekerjaan Umum, Suharsono mengungkapkan Kebutuhan rakyat Indonesia dalam mendapatkan layanan akses sanitasi dan air bersih masih tertinggal jauh dari sejumlah negara di ASEAN. Pasalnya, pemenuhan kebutuhan tersebut terganjal belum adanya regulasi dan komitmen pemerintah daerah kabupaten dan kota.

“Perlu adanya sinergi bersama antara pemerintah pusat, provinsi dan daerah. Regulasi ini disusun untuk memberikan payung hukum yang kuat dalam mewujudkan program sanitasi yang sehat,” ungkapnya.

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge