0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

BI Gandeng Kepolisian Untuk Mencegah Kejahatan Perbankan

timlo.net/setyo pujis

Kepala Kantor Perwakilan BI Solo, Bandoe Widiarto

Solo – Bank Indonesia (BI) terus berupaya menekan kejahatan yang kian marak dalam dunia perbankan. Salah satu upaya yang dilakukan tersebut adalah dengan bekerjasama dengan pihak Kepolisian.

“Untuk mencegah modus kejahatan perbankan yang semakin canggih, BI pusat sudah melakukan penandatanganan MoU dengan Kepolisian Republik Indonesia,” ujar Deputi Direktur Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia (BI), Asral Mashuri kepada wartawan, Jumat (23/10).

Dirinya mengatakan, kerjasama dengan pihak kepolisian sangat penting dilakukan karena BI sebagai otoritas keuangan tidak mempunyai kewenangan untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap kasus kejahataan.

“Tidak hanya melakukan pencegahan, setidaknya Kepolisian juga bisa memberikan efek jera bagi para pelaku kejahatan yang tertangkap,” jelasnya.

Dengan adanya sinergisitas dua institusi tersebut, dia berharap kasus kejahatan perbankan bisa semakin ditekan. Hal ini mengingat modus kejahatan yang digunakan semakin canggih, seperti pembobolan ATM, pembobolan dana nasabah, manipulasi kartu kredit hingga cyber crime dan uang palsu.

“Nanti bentuk kerjasamanya bisa bermacam-macam, mulai share informasi, data termasuk penyediaan saksi ahli saat dipengadilan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan BI Solo, Bandoe Widiarto mengemukakan, selain bekerjasama dengan pihak kepolisian, BI juga sudah mengeluarkan beberapa kebijakan untuk meminimalisir kejahatan. Diantaranya dengan melakukan edukasi, sosialisasi kepada masyarakat.

“Kita juga menghimbau agar masyarakat bisa lebih berhati-hati saat bertransaksi. Nasabah juga harus menjaga perangkat agar tidak membuka situs yang tidak aman,” ungkapnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge