0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Warga Solo Diwajibkan Ikuti Layanan L2T2

timlo.net/heru murdhani

Operator L2T2 sedang menyedot tinja di Rumdin Walikota Solo

Solo – Pemerintah Kota Solo meresmikan penggunaan layanan lumpur tinja terjadwal (L2T2) di rumah dinas Walikota Solo, Jumat (23/10). Layanan ini akan diterapkan di Kota Bengawan untuk menuju Solo untuk menuju kota sanitasi di Indonesia.

“Solo merupakan pemerintah kota pertama yang mewajibkan warganya untuk mengikuti layanan ini,” ungkap Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Solo, Singgih Tri Wibowo, Sabtu (23/10).

Singgih mengatakan, selama ini program L2T2 untuk kota Solo telah dirancang sejak dua tahun yang lalu. Hanya saja, layanan ini baru bisa direalisasikan lantaran menunggu regulasi yang jelas dari pemerintah.

Dirinya menjelaskan layanan ini akan menyambungkan septic tank dengan layanan air limbah perpipaan (sewerage system). Baik itu septic tank komunal, maupun septic tank milik pribadi. Namun, saat ini baru sekitar 30 persen sambungan pipa itu tergarap, sementara sisanya 70 persen warga belum tersambung layanan perpipaan.

Warga masyarakat yang tersambung layanan ini akan dikenakan biaya tambahan sebesar Rp 8.500, setiap kepala keluarga, setiap bulan. Sebagai operator pelaksana program L2T2, PDAM Solo menunjuk beberapa perusahaan layanan sedot tinja.

“Operator sudah kita tunjuk beberapa perusahaan yang sudah pengalaman dalam hal ini. tak kurang ada 15 mobil tangki dan puluhan pekerja,” katanya.

Sementara Kasubdit Drainase Direktorat Pengembangan Penyehatan Lingkungan Pemukiman (PPLP) Kementerian Pekerjaan Umum, Suharsono, dalam kesempatan yang sama menargetkan tahun 2019 Indonesia menuju negara sanitasi yang sehat.

“Selama ini kita masih tertinggal dari negara-negara ASEAN lainnya, karenanya perlu kita kejar program ini,” ungkapnya.

Launching program L2T2 dihadiri perwakilan Pemerintah Kabupaten/Kota yang telah melaksanakan program L2T2 di Indonesia, Perwakilan dari Indonesia Urban Water, Sanitation and Hygiene (IUWASH), Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), dan pelaksana tugas (Plt) United States Agency for International Development (USAID), Derrick Brown.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge