0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pelemahan Ekonomi Nasional Tingkatkan Kredit Macet

Corporate Secretary Bank Mandiri, Rohan Hafas (kanan) (dok.timlo.net/setyo pujis)

Solo – Pelemahan ekonomi nasional akibat situasi global yang terjadi belakangan ini ikut memukul sektor perbankan. Bank Mandiri sendiri mencatat ada peningkatan kredit macet atau non performing loan (NPL) jika dibandingkan tahun sebelumnya.

“Untuk NPL di Bank Mandiri saat ini mencapai 2,2 persen, atau meningkat jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya 1,9 persen,” ujar Corporate Secretary Bank Mandiri, Rohan Hafas kepada Timlo.net, kemarin.

Disebautkan, dari total kredit yang disalurkan, penyumbang kredit macet terbesar berasal dari kredit kecil dan menengah atau dari sektor jasa serta kartu kredit. Sedangkan upaya yang telah dilakukan untuk menekan NPL, salah satunya dengan melakukan penjadwalan ulang atau rescheduling.

“Untuk mengantisipasi hal itu, OJK sudah memberikan kelonggaran kepada perbankan. Sehingga jika terjadi kredit macet bisa dilakukan upaya rescheduling angsuran. Misalnya dengan memperpanjang tenor yang telah ditentukan sebelumnya,” jelasnya.

Meskipun angka NPL meningkat, namun menurutnya hal itu tidak mempengaruhi penyaluran kredit kepada nasabah. Bahkan Rohan sendiri mengaku, jika untuk pembiayaan di segmen UKM dan koperasi hingga pertengahan Oktober ini sudah mencapai Rp 72,72 triliun. Jumlah itu lebih tinggi jika dibandingkan periode sebelumnya yang hanya Rp 67,53 triliun.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge