0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

MA Vonis Rina Iriani 12 Tahun, Taufiq: Ada Unsur Politis

dok.timlo.net
Muhammad Taufiq, praktisi hukum (dok.timlo.net)

Solo — Kuasa hukum mantan Bupati Karanganyar Rina Iriani Sri Ratnaningsih mengaku bingung dengan kabar yang beredar terkait putusan Mahkamah Agung (MA) yang menjatuhkan hukuman 12 tahun penjara kepada kliennya. Hingga saat ini, mereka belum menerima salinan surat putusan MA tersebut.

“Di website resmi MA saja tidak keluar, saya (kuasa hukum) belum diberi, tapi media sudah memberitakan. Ini melanggar azas akuntabilitas,” kata kuasa hukum Rina Iriani, Muhammad Taufiq, baru-baru ini.

Meski begitu, kata Taufiq, jika kabar itu terbukti benar pihaknya akan melakukan upaya Peninjauan Kembali (PK). Namun, untuk saat ini belum bisa dilakukan mengingat salinan sidang kasasi itu belum diterima pihaknya.

“Bagaimana mau PK, kalau salinan sidang belum diterima,” tandasnya.

Menyikapi kabar tersebut, Taufiq menilai ada unsur kekhilafan hakim. Unsur tersebut sebenarnya sudah bisa untuk mengajukan PK. Menurutnya, hakim memberikan putusan ultra petita yakni menghukum jauh lebih berat di atas tuntutan jaksa. Jaksa memberi tuntutan 10 tahun namun justru dijatuhi hukuman 12 tahun. Selain itu Taufiq menilai ada unsur politis dari kasus Rina ini. Dia mengungkapkan, hak politik Rina dicabut. Tidak bisa kembali dipilih sebagai pejabat publik.

Seharusnya, lanjut Taufiq, pelaku utama adalah mantan suami Rina, Tony Iwan Haryono yang menjadi Ketua Dewan Pengawas Koperasi Serba Usaha Sejahtera (KSUS), namun hanya vonis 4 tahun. Rina, menurut Taufik hanya tersangkut saja justru dihukum 12 tahun. Dia juga mengatakan seharusnya hakim juga mempertimbangkan banyak hal. Seperti selama memimpin Karanganyar, Rina tidak pernah tersangkut kasus APBD. Sejumlah jasa Rina untuk Karanganyar selama menjabat.

Kasus ini sendiri merupakan kerjasama Kementerian Perumahan Rakyat bekerjasama dengan koperasi dan diasumsikan disalahgunakan untuk dana kampanye Pilkada Karanganyar.

Disinggung kondisi mantan orang nomor satu di Pemkab Karanganyar tersebut, Taufiq mengatakan kondisinya baik. Justru berat badannya naik 6 kg saat dikunjungi Sabtu (18/10) lalu.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge