0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Arief Yahya : Hasil Karya Keatif Harus Dipatenkan

timlo.net/david

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Arief Yahya

Solo – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Arief Yahya mendorong anak muda Kota Bengawan untuk bisa berkreasi dan mempatenkan semua hasil kreasinya tersebut. Bahkan dirinya menjanjikan untuk membantu pemasaran produk kreatif tersebut dengan menggandeng sejumlah perusahaan pemasaran.

“Kreasikan dulu, nanti kita bantu untuk pemasaran produknya. Apapun itu yang bisa kita hasilkan dari ide-ide kreatif, misalnya untuk karya-karya digital nanti kita komunikasikan dengan Telkom, karya kuliner dengan perusahaan makanan, bidang fashion dengan perusahaan tekstil dan lainnya,” kata dia, Kamis (22/10) malam.

Mantan CEO PT Telkom ini juga mengatakan jika ada tiga tahapan yang harus dilalui sebelum karya-karya kreatif mampu dijual. Yang pertama adalah masa Kreasi, dimana seniman bisa berkumpul dan berkreasi dengan kemampuan masing-masing. Kemudian setelah hasil kreasi tersebut memiliki nilai jual secara ekonomi mereka akan masuk pada tahapan kedua yakni tahapan inkubasi dimana seniman bisa memasarkan karyanya dengan bantuan dari kementerian Parekraf.

“Tahap ketiga adalah komersialisasi dimana penjualan karya ini akan menjadi inti dari ketiga proses yang dilalui ini. Nantinya kita juga tidak akan tinggal diam, karena kita akan bantu dengan mendorong promosi bagi produk-produk kreatif,” ungkapnya.

Selain bantuan berupa promosi, Arief juga menjanjikan bantuan berupa pelatihan bagi seniman-seniman yang ingin mengembangkan karyanya. Dia mengatakan akan berupaya untuk mendatangkan mentor, baik dalam segi manajemen, maupun kekaryaan.

“Misalnya saja ini musik tradisi bambu, nanti kita akan carikan profesional yang tepat dibidangnya untuk membantu di kontennya, sehingga lebih berkembang dan menarik,” katanya.

Rencananya Arief Yahya akan berada di Kota Bengawan selama dua hari untuk menghadiri konfrensi kota kreatif dan penganugerahan kota kreatif Indonesia.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge