0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Pembakar Lahan di Riau

dok.merdeka.com

ilustrasi

Timlo.net – Tiga petinggi PT Palm Lestari Makmur (PLM) ditetapkan sebagai tersangka atas kasus kebakaran di lahan perusahaan asal Singapura itu seluas 39 hektare di Provinsi Riau. Tiga orang tersebut yakni satu warga asal Malaysia, satu warga Indonesia, dan satu lagi berasal dari India.

“Setelah kita tetapkan sebagai tersangka, Tiga Petinggi PT PLM kita lakukan penahanan untuk mempermudah penyidikan,” ujar Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau, Kombes Pol Arif Rahman Hakim didampingi Kabid Humas AKBP Guntur Aryo Tejo, Kamis (22/10).

Ketiga bos PT PLM itu sempat diperiksa penyidik polisi pada Rabu (21/10) sejak pagi hingga malam hari.

“Tersangka WN Indonesia inisial IJP selaku Direktur Utama PT PLM, inisial EJP warga negara Malaysia selaku Manager Operasional PT PLM, dan inisial NMK warga negara India selaku manager Finansial PT PLM,” beber Arif.

Dijelaskan Arif, modus Perusahaan perkebunan kelapa sawit itu membuka lahan perkebunan di kawasan Hutan tanpa izin pelepasan hutan dari Kementerian kehutanan dan Lingkungan Hidup di kabupaten Indragiri Hulu, Riau.

Selain PT PLM yang diduga membakar lahan seluas 39 hektare di kabupaten Indragiri Hulu itu, Ditreskrimsus Polda Riau juga mendalami penyidikan dugaan pembakaran hutan dan lahan yang dilakukan perusahaan milik warga Singapura lainnya, yakni PT Pan United yang diduga membakar hutan seluas 200 hektare di kabupaten Bengkalis.

“Untuk PT PU masih kita dalami proses hukumnya, karena kita membutuhkan keterangan saksi ahli,” terang Arif.

Salah satu tersangka bernama M Rais yang sebelumnya ditangkap oleh tim Patroli TNI dan Polisi, ditangguhkan penahannya oleh Kapolres Kampar AKBP Ery Apriono karena alasan sakit maag.

[cob]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge