0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Seksolog: Hukum Kebiri Tak Jamin Kapok

dr Andri Putranto MSc (dok.timlo.net/tyo eka)

Solo — Seksolog Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret (UNS) dr Andri Putranto MSc menyatakan, hukuman kebiri bagi para pelaku kejahatan seksual terhadap anak di bawah umur (paedofili) tidak menjamin orang bersangkutan kapok.

“Biar dikebiri namun bila mindsetnya masih seperti itu, percuma,” ujar dr Andri saat diminta komentarnya terkait hukuman kebiri, di Kampus UNS, Solo, Kamis (22/10).

Artinya, dari sisi bio dan psiko social seseorang terkait dengan seksual, menurut Andri, tidak bisa lepas antara satu dengan lainnya. Seseorang misalnya sudah dimatikan atau turunkan fungsi seksuelnya, tetapi kalau pikiran atau otaknya masih bisa berpikir seks, tetap saja berpikir seks atau melakukan kejahatan seks.

“Tentu saja dengan caranya sendiri,” ujarnya.

Di sisi lain, apabila penggunaan sistim penyuntikan hormon estrogen, menurut Andri, pelaku yang notebene laki-laki apakah tidak akan berubah menjadi kewanita-wanitaannya atau menjadi transgender.

“Itulah yang perlu dikaji lebih mendalam perihal hukuman kebiri,” ujarnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge