0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Akomodir Hibah yang Didrop, DPK Diusulkan Ditambah

Ketua Komisi II DPRD Solo, YF Sukasno (dok.timlo.net/daryono)

Solo — Kalangan DPRD Solo mengusulkan penambahan Dana Pengembangan Kelurahan (DPK) di APBD 2016. Penambahan itu untuk mengakomodir hibah senilai Rp 4 Miliar yang didrop dalam APBD Perubahan 2015.

“Kami mengusulkan di pembahasan KUA PPAS APBD 2016 agar DPK ditambah. Penambahan itu untuk mengakomodir beberapa proposal masyarakat yang tidak bisa cair karena persoalan hukum,” kata anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Solo, YF Sukasno, kepada wartawan, Rabu (21/10).

Para calon penerima hibah, lanjut Sukasno, sebenarnya telah lolos verifikasi sebagai penerima hibah oleh SKPD terkait. Namun, lantaran muncul aturan penerima hibah harus berbadan hukum sesuai yang diatur dalam Undang-Undang 23 Tahun 2014, alokasi hibah kemudian didrop.

Hibah yang didrop bermacam-macam keperluan. Diantaranya untuk tempat ibadah, untuk kelompok musik dan paguyuban masyarakat lainnya yang umumnya tidak berbadan hukum. Agar tetap bisa dicairkan, nantinya penyaluran hibah diusulkan melalui Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK).

Anggota Banggar lainnya, Hartanti mengatakan, kepastian penyaluran hibah yang didrop untuk dimasukkan ke DPK masih akan dikonsultasikan dulu dengan Kementrian Keuangan. Hal itu agar tidak menimbulkan persoalan hukum dikemudian hari.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge