0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dana Parpol Rp 1,1 M Tak Kunjung Cair

duit
Ilustrasi Uang ()

Boyolali — Menjelang akhir tahun 2015, Pemkab Boyolali hingga kini belum mencairkan dana bantuan politik. Lambatnya pencairan dana banpol ini karena ada perbedaan besarnya banpol yang masuk ke rekening daerah.

“Kita tidak tahu kenapa ada perbedaan besaran banpol di rekening daerah, mestinya Rp 1,1 Miliar namun yang muncul hanya Rp 900 Juta,” ungkap Kepala Kesbangpol Boyolali, Supama Harja, Rabu (21/10).

Supama menegaskan, dana banpol saat ini sudah diproses di DPPKAD. Sedangkan kapan cairnya, pihaknya tidak mengetahui. Dana itu diberikan kepada tujuh parpol yang mendapatkan kursi di DPRD saat pemilu legislatif (Pileg) 2014. Selain perbedaan angka, pihaknya juga terpaksa mengembalikan persyaratan pengambilan banpol. Pasalnya masih ada rekening yang ditemukan atas nama pribadi.

Sementara itu, Sekjen Partai Gerindra Boyolali, Rohmat Junaidi mempertanyakan lambatnya pencairan banpol. Padahal di kabupaten lain, banpol sudah dicairkan. Pihaknya sudah dua kali diminta tanda tangan sebagai persyaratan pencairan banpol oleh Kesbangpol pada tanggal 2 September dan 6 Oktober.

“Tapi sampai sekarang belum cair, kita mencium ada ketidak beresan,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga mendapat informasi, bila banpol Boyolali dipotong 20 persen per partai. Pemotongan tersebut agar dana banpol bisa merata.

“Kalau ada pemotongan, mestinya parpol diundang dan diajak bicara,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge