0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

BEM UNS Nilai Jokowi Gagal

dok.timlo.net/heru murdhani
Sejumlah mahasiswa dari BEM UNS Solo menggelar aksi unjuk rasa, Rabu (21/10) (dok.timlo.net/heru murdhani)

Solo — Sejumlah mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo menggelar aksi unjuk rasa, Rabu (21/10). Aksi ini merupakan ungkapan rasa ketidakpuasan mereka terhadap kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Kami telah melakukan survei terhadap mahasiswa di UNS. Hasilnya adalah 42 persen mahasiswa menyatakan tidak puas dengan kinerja pemerintah, sedangkan yang lain 33 persen di antaranya ragu dan sisanya 15 persen puas,” ungkap koordinator aksi, Nurdin, saat ditemui di sela aksi di kawasan perempatan Gladak.

Mahasiswa juga menyoroti bidang ekonomi dan keamanan dalam negeri. Kasus-kasus intoleransi antar umat beragama dianggap mahasiswa menjadi salah satu tolok ukur kondisi keamanan. Selain itu nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika yang tak kunjung membaik membuat mahasiswa geram.

“Paham radikal semakin berkembang, konflik SARA semakin banyak terjadi di  daerah-daerah, ini adalah bukti bahwa Jokowi gagal mengemban amanat sebagai pemimpin negeri ini,” katanya.

Mahasiswa mengajukan beberapa tuntutan, di antaranya adalah perbaikan ekonomi dan kesejahteraan rakyat, dan penegakan hukum.

Sebelum memulai aksinya, mahasiswa melakukan longmarch yang dilakukan dari Plasa Sriwedari menuju Bundaran Gladak. Longmarch ini dilakukan dengan cara berjalan mundur, sebagai simbol kemunduran Indonesia di bawah pemerintahan Presiden Jokowi.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge