0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Aplikasi Chat Buatan Asia Hasilkan Uang Lebih Banyak

Dok: TImlo.net/ The Independen.
WhatsApp for PC. (Dok: TImlo.net/ The Independen.)

Timlo.net—Ada beragam aplikasi chat di dunia dan biasanya kita menilai kesuksesan sebuah aplikasi perpesanan dengan jumlah pengguna aktif. Sebagai contoh, WhatsApp dianggap sebagai raja di dalam dunia aplikasi chat karena digunakan 900 juta pengguna aktif setiap bulannya. Tapi sebuah data baru menunjukkan jika perusahaan di balik aplikasi chat mungkin akan segera berfokus pada berapa banyak penghasilan yang mereka hasilkan dari setiap pengguna.

Menurut data yang disajikan oleh Activate dalam WSJD Live conference, Selasa, WeChat dari Cina menghasilkan uang $7 per pengguna. KakaoTalk menghasilkan $4.24 per pengguna dan Line $3.16 per pengguna. Sementara aplikasi chat buatan Amerika seperti WhatsApp hanya menghasilkan 6 sen per pengguna. Viber hanya menghasilkan 1 sen per pengguna dan Facebook Messenger tidak menghasilkan uang sepeser pun. Hal ini berarti sementara WeChat menghasilkan $4,2 milyar dari 600 juta pengguna aktif dan Line $632 juta dari 200 juta pengguna aktif, WhatsApp hanya menghasilkan $54 juta dari 900 juta pengguna aktif.

Perbedaannya adalah WhatsApp mengenakan biaya per tahun, sementara aplikasi chat seperti Line dan WeChat menjual stiker, aplikasi dan game di dalam layanan aplikasi mereka. Facebook Messenger mencoba menjual stiker, tapi sekarang paket stiker itu gratis.

Activate juga mengatakan jika perpesanan adalah kendaraan digital yang pertumbuhannya paling cepat dan masih memiliki banyak ruang untuk tumbuh. Menurut Activate, aplikasi perpesanan akan memiliki 1,1 milyar pengguna baru pada 2018, di mana 579 juta berasal dari Timur Tengah dan Afrika dan 265 juta di Asia.

Sumber: Phone Arena

Editor : Ranu Ario

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge