0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kasus Pembunuhan di Hotel Avita Asri Sulit Diungkap, Mengapa?

Hotel yang menjadi TKP pembunuhan (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Sulitnya mengungkap kasus pembunuhan di Hotel Avita Asri, Solo yang terjadi pada Kamis (1/10) lalu, lantaran berbedanya keterangan saksi di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan saksi yang berada di Jalan Bido II.

Saksi di TKP menyebut bahwa pelaku pembunuhan dengan korban Eka Octaviana, memakai kendaraan jenis matic warna putih. Sedangkan, saksi di Jl Bido II menyebut, pelaku mengendarai motor matic warna hitam. Tak hanya itu, dari keterangan saksi juga simpang siur terkait ciri-ciri pelaku pembunuhan.

“Kami sudah mencurigai empat orang, namun saat dikroscek dengan para saksi bukan mereka semua,” terang Kasatreskrim Polresta Solo Kompol Danu Pamungkas mewakilli Kapolresta Kombes Pol Ahmad Luthfi, Rabu (21/10) siang.

Disamping itu, kata Kasat, korban yang menyandang tuna wicara tersebut hanya memiliki sedikit kenalan. Sejumlah teman dekat korban saat dilakukan penyelidikan juga tidak mengerti terkait kepribadian ataupun kedekatan korban dengan seorang pria.

“Teman-temannya gak ada yang tahu semua. Korban orangnya tertutup. Selain itu juga tuna wicara. Sehingga, juga mempersulit pengungkapan kasus,” jelas Kasat.

Sebelumnya diberitakan, Eka Octaviana ditemukan tewas dik amar No 14 Hotel Avita Asri Jl Bido II No 4 RT 02/ RW 04 Cinderejo Lor, Gilingan, Banjarsari pada Kamis (1/10) sekitar pukul 22.00 WIB. Salah seorang penjaga hotel yang waktu itu bertugas merasa curiga lantaran si pria, pasangan kencan korban keluar dengan terburu-buru. Dalam buku tamu hotel tercatat, korban mengisi nama dengan sebutan Budi. Sementara, kendaraan yang digunakan jenis matic dengan nomor polisi AD 3088 ZZ.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge