0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Industri Rumahan Pembuat Rokok Bodong Bakal Bidik

timlo.net/agung widodo

Petugas gabungan saat melakukan razia terhadap rokok bercukai illegal, Selasa (20/10).

Sragen – Satpol PP Sragen bakal membidik industri rumahan pembuat rokok yang menggunakan cukai illegal. Ada dugaan di Kabupaten Sragen terdapat beberapa industri rumahan yang menjadi penyebab beredarnya rokok bodong tersebut. Di sisi lain Kantor Bea Cukai Surakarta hingga kini belum turun ke bawah menangani secara langsung merebaknya rokok bodong.

“Sebenarnya yang kita bidik adalah home industry, tempat pembuatan rokok dengaan cukai palsu itu. Tapi selama Bea Cukai tidak turun ke bawah kita hanya bisa melakukan pembinaan terhadap para pedagang,” kata Kasi Penegak Perda Satpol PP Sragen, Indon Baroto ketika ditemui Timlo.net, Selasa (20/10).

Indon mengungkapkan, dari pengakuan para pedagang, rokok bodong tersebut biasanya didroping dari wilayah utara seperti Kudus. Memang di Kudus dari informasi yang dia peroleh banyak sekali industri rumahan yang memproduksi rokok illegal.

Lebih jauh dikatakan Indon, kalau rokok dengan cukai asli, selain terdapat bandrol atau harga, terdapat hologram dan gambar Garuda Pancasila. Namun jika rokok dengan cukai palsu hanya terdapat harga tanpa ada lambang negara dan kertas hologram. Rokok palsu ini biasanya dijual dengan harga jauh lebih murah di pasaran, berkisar antara Rp 4.000 hingga Rp 5.000 per bungkus.

Sementara hasil dari razia dan pembinaan yang dilakukan terhadap sejumlah pedagang bakal dilaporkan ke Bea Cukai Surakarta.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge