0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sempat Wacanakan Penolakan, Banggar Akhirnya Setujui Kenaikan Tamsil PNS

Dok.Timlo.net/Daryono
Ketua Badan Anggaran DPRD Solo, YF Sukasno (Dok.Timlo.net/Daryono)

Solo – Meski diawal pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) APBD 2016 kalangan DPRD sempat menyatakan keberatan, kenaikan tambahan penghasilan (Tamsil) PNS senilai Rp 15,7 Miliar akhirnya disetujui.

“Di rapat pembahasan KUA PPAS ( RAPBD 2016) kemarin, (kenaikan tamsil) langsung disetujui sesuai ajuan TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah),” kata anggota Banggar DPRD Solo, YF Sukasno, kepada wartawan, Selasa (20/10).

Sukasno melanjutkan, dari awal pembahasan, dirinya tidak menentang kenaikan Tamsil. Dengan catatan, kenaikan Tamsil itu diberikan kepada PNS yang tepat.

“Kanikan Tamsil itu ya harusnya untuk pegawai lapangan. Kalau pegawai eselon II nggak perlu. Mereka (pegawai lapangan) kan juga bekerja sampai lembur,” jelas dia.

Anggota Banggar lainnya, Supriyanto, yang sedari awal menolak kenaikan Tamsil mengungkapkan, dirinya telah menyampaikan penolakan kenaikan Tamsil di pembahasan KUA PPAS. Namun, banyak anggota Banggar lainnya yang lebih menyetujui kenaikan Tamsil.

“Kami konsisten menolak. Kami melihat di 2014 dan 2015 sudah ada kenaikan, ini 2016 mau dinaikkan lagi dengan kenaikan Rp 15 Miliar. Menurut kami berlebihan karena tanpa melalui proses evaluasi,” ujar dia.

Untuk diketahui, dengan kenaikan Tamsil sebesar Rp 15,7 Miliar ini, anggaran Tamsil untuk PNS di APBD 2016 sebesar Rp 92,8 Miliar. Di APBD 2015, anggaran Tamsil dipasang Rp 77,01 Miliar. Dengan kenaikan itu, PNS akan menerima Tamsil sebesar Rp 1 Juta per bulan, dari sebelumnya sebesar Rp 800 ribu per bulan.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge