0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Banyak Petani Sragen Belum Terapkan Teknologi

dok.timlo.net/agung widodo
Anggota DPR Agustina Wilujeng bersama pejabat Kementerian Pertanian dan Dinas Pertanian Sragen menyerahkan bantuan Alsintan kepada kelompok tani di Sragen (dok.timlo.net/agung widodo)

Sragen – Para petani di Sragen masih banyak yang menggunakan peralatan sederhana ketika mengolah sawah. Padahal kalau menggunakan alat dan mesin pertanian (Alsintan), para petani bisa banyak menghemat waktu dan dapat memperoleh hasil panen yang lebih banyak.

“Kalau tidak menggunakan teknologi pertanian maka sulit untuk mendapat hasil terbaik, karena tanam harus bisa serempak dan cepat,” kata Direktur Alat dan Mesin Pertanian Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian, Suprapti saat berkunjung ke Sragen, belum lama ini.

Suprapti menjelaskan, dengan menggunakan teknologi pertanian, dari segi waktu akan hemat, karena sebelum panen, petani bisa menyicil pekerjaan membuat bibit yang akan ditanam selanjutnya dengan menggunakan tray. Begitu mereka panen, sawah bisa diolah dengan menggunakan traktor dan paling lama satu minggu sudah bisa menanam lagi.

“Dengan menggunakan Alsintan, ada efisiensi waktu selama dua minggu,” jelasnya.

Selain itu dengan menggunakan Alsintan juga memungkinkan dilakukan tanam serempak. Hal ini bisa menurunkan keberadaan organisme pengganggu tanaman (OPT), seperti hama dan penyakit. Penggunaan Alsintan bisa mewujudkan efisiensi waktu dan peningkatan kualitas produksi, kualitas budidaya dan biaya yang lebih murah.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge