0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Indomaret Dirampok, Uang Rp 5,5 Juta Digasak

Kapolres Wonogiri AKBP Windro Akbar Panggabean (dok.timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Sebuah toko swalayan Indomaret di Dusun Balerejo, Desa Watuagung, Baturetno, Wonogiri, tepatnnya di jalan Solo-Pacitan, Senin (19/10) malam, disatroni rampok. Dengan bersenjatakan pentungan dan senjata tajam, pelaku berhasil menggasak uang tunai dan satu buah handphone, setelah sebelumnya melumpuhkan dua karyawan swalayan tersebut dengan cara memukul bahu dan menodongkan senjata tajam. Kedua pelaku kemudian kabur dengan menggunakan sepeda motor.

Sedang dari penelusuran di lapangan, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 22.30 WIB. Saat itu karyawan swalayan bersiap-siap tutup lantaran sudah memasuki jam pulang.

“Saat itu saya dan rekan-rekan tengah persiapan untuk menutup toko, tapi tiba-tiba ada dua orang memakai helm warna hitam dan biru celana doreng masuk berpura-pura sebagai pembeli,” ujar karyawan swalayan ,Hari Susanto, Selasa (20/10).

Sesaat kemudian, kata Hari, tiba-tiba saja salah satu pembeli tersebut menghampirinya lalu memukul bahu kanannya menggunakan pentungan dan mengancam salah satu rekannya dengan senjata tajam. Bahkan pelaku mengancam akan melukai keduanya jika berteriak minta tolong dan telepon polisi.

“Total uang tunai yang ada di brankas sekitar Rp 3,5 juta dan dari dalam kasir Rp 2 juta, satu buah handphone merek Cross, tapi itu HP milik ayah saya yang kebetulan rusak dan akan saya serviskan,” katanya.

Terpisah, Kapolres Wonogiri AKBP Windro Akbar Panggabean mengatakan, akibat kejadian itu toko swalayan Indomaret mengalami kerugian sekitar Rp 5,5 juta.

“Anggota Reskrim kita langsung melakukan pengejaran, karena jarak dengan kejadian hanya sekitar 5-10 menit. Sesuai petunjuk awal, pelaku melarikan diri ke arah selatan,” jelasnya.

Menurut Kapolres, pihaknya pun kemudian melakukan olah kejadian perkara dan memeriksa saksi-saksi. Sedang pelaku Curas tersebut berjumlah dua orang.

“Dari keterangan saksi satu, dia diancam pelaku, disuruh menunjukkan brankas yang berisi uang tunai Rp 3,5 juta, kemudian di saat bersamaan saksi dua yang kebetulan berada diruang kasir juga diancam untuk menyerahkan uang, lalu diserahkan uang tunai Rp 2 juta,” katanya.

Setelah pelaku kabur membawa uang hasil jarahan itu, imbuh Kapolres, tak selang berapa lama hanya selisih 10 menit dengan kejadian, salah satu anggota Polsek Baturetno, Brigadir Sargito mendatangi lokasi kejadian, mendapati informasi tersebut anggota Reskrim Polsek itu kemudian melakukan pengejaran terhadap kedua pelaku. Pihaknya pun kini masih menunggu hasil rekaman CCTV yang terpasang di dalam toko tersebut.

“Pada saat dilaporkan, CCTV belum dapat dibuka, karena masih menunggu operatornya yang masih berada di Yogya,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge