0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Akibat CLBK, Bripka S Dimutasi

Ilustrasi polisi

Sragen – Polres Sragen menggelar sidang Komisi Kode Etik Profesi Polri, Senin (19/10). Sebagai terlapor adalah Bripka S, anggota dari Sat Reskrim Polres Sragen yang diduga telah melakukan perselingkuhan dengan wanita yang bukan istrinya. Sidang kode etik sendiri berjalan secara tertutup.

“Terlapor kita jatuhkan sanksi untuk tour area, dimutasi secara demosi. Terlapor juga dijatuhi sanksi untuk minta maaf pada institusi Polri baik secara lisan atau tertulis,” kata Wakapolres Sragen, Kompol Yudy Arto Wiyono usai memimpin sidang Komisi Kode Etik di Aula Pesat Gatra Polres Sragen.

Wakapolres mengungkapkan, kasus tindak asusila tersebut berawal saat Bripka S bertemu dengan mantan kekasihnya sewaktu SMA dulu. Kasus ini sendiri terjadi sejak tahun 2013. Dari hubungan gelap tersebut si perempuan hingga melahirkan. Padahal terlapor sendiri telah mempunyai istri dan anak.

“Rupanya ini CLBK (cinta lama bersemi kembali – Red). Suka sama teman SMA nya hingga melahirkan anak,” katanya.

Kompol Yudy menjelaskan, apa yang dilakukan terlapor jelas melanggar disiplin anggota Polri yang telah diatur dalam Perkapolri Nomor 14 Tahun 2011 tentang Kode Etik Profesi Kepolisian Negara Republik Indonesia. Hukuman terberat dari kasus ini adalah Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH). Namun sanksi tersebut tidak dijatuhkan dengan pertimbangan yang bersangkutan masih mempunyai tanggung jawab sebagai kepala keluarga.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge