0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Polisi Bakal Otopsi Korban Penganiayaan

timlo.net/nanin

Ayah Edi Susanto korban penganiayaan, Tohari.

Boyolali — Polda Jateng dan Polres Boyolali bakal mengelar otopsi jenazah korban penganiayaan, Edi Susanto (18) warga Dukuh Jetis, Desa Blagung, Simo. Otopsi dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban pengeroyokan yang dilakukan oleh enam tersangka, salah satunya Brida Taufik Ismail, anggota Polres Wonogiri. Rencananya otopsi akan dilakukan, Selasa (20/10).

“Sesuai petunjuk kejaksaan, apakah penyebab utama kematian itu dari pengeroyokan dengan pembakaran itu atau ada penyebab lain,” ungkap Kasat Reskrim Polres Boyolali, AKP Andi Prasetya, Senin (19/10).

Dijelaskan Andi, otopsi yang akan dilakukan Oleh TIM DVI Polda Jawa Tengah dengan melakukan pembongkaran makam korban.

Sebelumnya, Edi Susanto dinyatakan meninggal di rumah sakit Islam Surakarta (RSIS) Pada Minggu Sore (4/10) karena mengalami luka parah akibat luka bakar disekujur tubuhnya. Oleh pihak keluarga jenazah korban langsung dimakamkan di makam desa setempat. Namun, pihak keluarga korban juga menggugat pihak rumah sakit karena dinilai tidak memberikan obat sehingga menyebabkan Edi meninggal dunia.

Sementara keluarga korban menolak rencana otopsi tersebut. Ayah korban, Toyani, mengungkapkan tidak pernah mempersoalkan pihak rumah sakit. Meski demikian, pihaknya tetap meminta proses hukum tetap berjalan.

“Jangan ada otopsi, kita sudah ikhlas, biarlah arwah anak saya tenang,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge