0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Diajak Latihan Militer Bersama, Indonesia Pikir-pikir

dok.merdeka.com

ilustrasi

Timlo.net – Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menyatakan akan berfikir ulang diajak latihan militer bersama China di Laut China Selatan. Sebab, latihan perang bersama, kata dia, justru akan meningkatkan tensi instabilitas di Laut China Selatan.

“Pemerintah Indonesia bertekad mewujudkan peace and stability, keamanan dan stabilitas di Laut China Selatan,” kata Gatot, Senin (19/10).

Gatot menegaskan, pemerintah telah menginstruksikan agar menjaga sikap untuk tidak ikut dalam kegiatan yang cenderung memicu instabilitas. Oleh sebab itu, TNI harus mematuhi instruksi tersebut.

“Pemerintah mengimbau agar semuanya tak menghadiri pelaksanaan kegiatan-kegiatan laut China Selatan yang dapatkan tingkatkan tensi stabilitas. Artinya diajak negara manapun di China Selatan karena untuk tingkatkan stabilitas di sana sebaiknya TNI tak laksanakan itu,” ujarnya.

Sebelumnya, Menteri pertahanan China mengusulkan latihan penyelamatan laut dan penanganan bencana gabungan kepada negara anggota ASEAN di Laut Cina Selatan pada tahun 2016. Hal tersebut merupakan isi dari pertemuan antara Menteri Pertahanan se-Asean di Beijing, Jumat (16/10) lalu.

Konflik di wilayah Laut China Selatan belakangan makin memanas. Secara diam-diam China diketahui membangun reklamasi di wilayah konflik tersebut. Hal ini menimbulkan reaksi keras dari Amerika.

[rnd]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge