0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pilkada Solo

Anung-Fajri Biayai Kampanye Sendiri, Purnomo Sumbang Rp 0

Ketua KPU Solo, Agus Sulistyo (dok.timlo.net/daryono)

Solo — Dua pasangan calon (Paslon) telah menyerahkan laporan dana kampanye tahap II ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo, Jumat (16/10) lalu.

Dari laporan yang disampaikan, dana kampanye pasangan nomor urut 1, Anung Indro Susanto – M Fajri sebesar Rp 365 juta. Sementara pasangan nomor urut 2, FX Hadi Rudyatmo – Achmad Purnomo, dana kampanye yang dikumpulkan sebanyak Rp 414 juta. Laporan itu tertanggal 15 Oktober 2015.

“Di hari terakhir kemarin, Jumat (16/10), kedua Paslon sudah menyerahkan (LDK) semuanya. Laporan tahap II ini untuk memonitoring laporan dana kampanye sejak awal pembukaan rekening,” kata Ketua KPU Solo, Agus Sulistyo kepada wartawan, Senin (19/10).

KPU, lanjut Agus, sudah mengunggah LDK dua Paslon ke website KPU Solo. Hal itu agar masyarakat juga bisa mengakses LDK II tersebut.

Adapun proses penyerahan ke lembaga audit, ujar Agus, dilakukan setelah LDK tahap III diserahkan ke KPU. Secara keseluruhan, laporan dana kampanye tidak boleh lebih dari batas maksimal yang ditentukan yakni Rp 14 miliar.

Dari penelusuran Timlo.net dari dokumen LDK II yang diunggah dari website KPU Solo, dana kampanye AFi berasal dari dua calon AFi sendiri. Anung tercatat mengeluarkan dana kampanye sebesar Rp 275 juta, sedangkan Fajri menyediakan dana sebesar Rp 90 juta. Tidak ada penyumbang dana kampanye baik dari Parpol, perusahaan ataupun perseorangan

Hal itu berbeda dengan LDK II Paslon nomor urut 2. Penyumbang dana kampanye pasangan FX Hadi Rudyatmo – Achmad Purnomo mayoritas berasal dari sumbangan kader PDIP yang menjadi legislator. Masing-masing legsilator menyumbang dengan besaran Rp 12 juta. Calon walikota Rudy tertulis menyediakan dana Rp 50 juta, sedangkan calon wakil walikota Purnomo yang dikenal memiliki kekayaan lebih justru tidak menyediakan dana kampanye atau Rp 0.

Selain legislator dan calon, ada satu penyumbang dari perusahaan yakni atas nama PT Indo Acidatama sebesar Rp 100 juta.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge