0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Richard Ahmad Dinilai Tak Mampu Redam Jakmania

dok.merdeka.com

ilustrasi

Timlo.net – Final Piala Presiden dicederai aksi brutal ratusan pemuda yang mengatasnamakan suporter Persija Jakarta, Jakmania. Ratusan orang ditangkap dan digelandang ke Polda Metro Jaya karena melakukan penyerangan dan terlibat bentrok dengan polisi.

Kejadian ini kontra produktif dengan perjanjian yang dilakukan Ketua Jakmania Richard Ahmad sehari sebelum partai final. Saat itu Richard menjamin bobotoh aman di Jakarta asal sopan.

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) melihat, perjanjian damai yang disampaikan ketua Jakmania pada dasarnya tidak bisa dijadikan jaminan tak ada kericuhan. Richard Ahmad dinilai tak mampu meredam Jakmania.

“Persoalan kita apa? Kita ngomong jujur ya, emangnya Jakmania ketumnya dipilih rakyak kayak partai? Enggak juga kan. Nah, bisa tidak dia kontrol anak buahnya? Tidak bisa kan!” kata Ahok, Senin (19/10).

Ahok mengapresiasi ketegasan Kapolda Metro Jaya Irjen Tito Karnavian dan Kodam Jaya meredam kekisruhan saat laga final Piala Presiden. Menurutnya, langkah polisi menangkap dan menggelandang suporter Jakmania untuk mendapat pembinaan lebih lanjut, sudah tepat.

“Makanya saya sangat berterimakasih sama Kapolda dan Kodam Jaya. Tangkap. Sudah kurang ajar itu! Kemarin itu sudah lihat tuh nongkrong di Patal Senayan naik motor, tangkepin saja,” tegasnya.

[noe]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge