0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kutu Putih Merajalela, Permintaan Bibit Pepaya Meningkat

timlo.net/nanin

Hama kutu putih terus mengganas

Boyolali — Merebaknya hama kutu putih yang menyerang tanaman pepaya membuat tanaman mati. Namun hal tersebut disambut baik oleh petani penyedia bibit pepaya. Pasalnya, permintaan bibit terus meningkat, dan membuat harga bibit merangkak naik.

“Biasanya yang banyak dicari yang jenis Thailand. Harga normal Rp 500 per batang ukuran 20 sentimeter, tetapi sekarang naik menjadi Rp 700 per batang,” ungkap pedagang bibit pepaya, Yartini (39) warga Dukuh Jomboran, Desa Kemiri, Mojosongo.

Sedangkan untuk bibit pepaya jenis lainnya seperti California, saat ini menjual dengan harga Rp 2.000 per batang. Harga tersebut dinilai cukup stabil karena permintaan diprediksi masih terus meningkat di akhir musim kemarau dan menjelang musim penghujan.

“Tanaman pepaya biasa ditanam saat kering dan akan tumbuh begitu masuk musim penghujan,” tambahnya.

Sementara, hama kutu putih ini tidak hanya menyerang tanaman dewasa namun juga bibit. Bibit pepaya yang terserang kondisi daunnya menjadi keriting dan kerdil.

Salah satu petani pepaya, Widodo (56) warga Mojosongo, mengaku sudah berusaha membasmi kutu putih dengan air sabun. Namun sayangnya daun pepaya malah berubah seperti terbakar. Akhirnya cara ini dihentikan.

“Sekarang hanya saya siram pakai air saja, kalau sudah terlanjur terserang ya terpaksa saya tebang,” katanya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge