0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Realisasi Rumah Murah di Jateng Masih Minim

timlo.net/setyo pujis

Suasana pameran rumah murah di Solo Grand mall

Solo – Asosiasi pengembang perumahan, Real Estate Indonesia (REI) Jawa Tengah kesulitan merealisasikan program satu juta rumah yang dicanangkan oleh pemerintah. Bahkan dari target yang rencanakan awal, saat ini baru bisa terbangun sekitar 30 persen.

“Dari program satu juta rumah tersebut kita dari REI Jateng mendapatkan jatah 10 ribu unit rumah. Namun sampai dengan saat ini kita baru bisa membangun sekitar 3 ribu unit rumah,” ujar Ketua DPD REI Jawa Tengah, MR Prijanto saat dihubungi Timlo.net, Jumat (16/10).

Dirinya mengatakan, minimnya realisasi pembangunan rumah khususnya rumah murah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) adalah karena sulitnya pembebasan lahan, perijinan dan juga pembiayaan.

“Selain faktor itu, dengan kondisi ekonomi yang sedang lesu seperti sekarang juga membuat daya beli masyarakat turun. Sehingga permintaan juga minim,” jelasnya.

Dia juga menyampaikan, agar pemerintah bisa segera mengambil tindakan untuk bisa mendorong perekonomian. Pasalnya sektor perumahan merupakan salah satu poros untuk menghidupkan geliat ekonomi.

“Jika sektor properti tumbuh geliat ekonomi pasti juga akan berkembang. Karena dalam sektor properti ada sekitar 170 industri yang terlibat, seperti material, cat, plafon, lampu dan lainya,” tandas dia.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge