0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Harga Solar Turun, Organda Enggan Turunkan Tarif

dok.timlo.net/tyo eka
Ketua Organda Kota Solo, Joko Suprapto (dok.timlo.net/tyo eka)

Solo – Pelaku usaha jasa transportasi masal yang tergabung dalam Organisasi Angkutan Darat (Organda) Solo, enggan menurunkan tarif angkutan bus meskipun pemerintah sudah menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis solar. Pasalnya penurunan harga solar tersebut dirasa masih minim jika dibandingkan biaya operasional yang dikeluarkan.

“Penurunan Solar yang hanya Rp 200 itu tidak sebanding dengan kenaikan onderdil yang terjadi sekarang ini. Oleh karena itu kita belum berencana menurunkan tarif angkutan,” ujar Ketua Organda Solo, Joko Suprapto saat dihubungi Timlo.net, Senin (12/10) malam.

Dirinya mengatakan, kondisi pelaku usaha transportasi masal khususnya perusahaan otobus (PO) saat ini cukup terpuruk dengan adanya pelemahan ekonomi akibat kurs Dolar. Karena selain load factor atau tingkat keterisian penumpang rendah, harga onderdil juga sempat naik sekitar 10-15 persen.

“Untuk load factor sangat minim atau rata-rata hanya sekitar 40 persen dari total kursi yang ada. Ditambah biaya onderdil yang terus membengkak sekarang ini, kita cukup kesulitan untuk melakukan operasional armada,” jelasnya.

Untuk menyiasati kondisi itu, Joko menyampaikan jika tidak sedikit para pelaku usaha PO yang mengurangi operasional armadanya. Hal itu dilakukan untuk menekan biaya operasional agar tidak merugi.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge