0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Protes Upaya Revisi UU KPK, Warga Solo Ini Kirim Peti Mati ke KPK

timlo.net/daryono

Aksi Bambang Saptono memprotes rencana revisi UU KPK

Solo — Meski pada hari ini akhirnya dilakukan penundaan, rencana revisi Undang-Undang No 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuai respon dari warga Solo. Bambang Saptono, salah seorang warga Solo menggelar aksi tunggal memprotes rencana revisi UU KPK, Kamis (15/10).

Bambang menggelar aksi tunggalnya dengan membentangkan spanduk ’Revisi Undang2 KPK Pembunuhan KPK’ di depan Patung Slamet Riyadi, Gladak. Bambang kemudian memaku sebuah peti mati dan menabur bunga di peti mati tersebut.

“Rencana revisi UU KPK ini akan membuat ruang gerak KPK semakin sempit dan semakin lemah untuk menindak para koruptor. Saya sangat tidak setuju adanya revisi UU KPK,” kata Bambang di sela aksi.

Menurut dia, saat ini KPK sudah menjadi lembaga penegak hukum yang dipercaya masyarakat untuk memberantas koruptor. Namun, di tengah upaya memberantas korupsi itu, justru ada pihak-pihak yang ingin merevisi UU KPK.

“Jelas ini ada sesuatu yang tidak beres di dalamnya,” ungkap dia.

Usai melakukan orasi, Bambang kemudian membawa peti matinya yang sudah ditempel tulisan ’Pembunuhan KPK’ ke Kantor Pos yang tak jauh letaknya dari bundaran Gladak. Dia berencana mengirim peti mati ini ke kantor KPK sebagai ucapan duka.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge