0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Akibat Pembajakan, Negara Merugi Triliunan Rupiah

timlo.net/heru murdhani

Sam Bimbo

Solo – Ketua Komisioner Hak Terkait, Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN), Samsudin Dajat Hardjakusumah atau Sam Bimbo menyebutkan, seniman dan negara merugi hingga Triliunan Rupiah akibat pembajakan karya musik. Hal ini dia katakan saat menggelar orasi kebudayaan dalam rangka Demo Damai Seniman Anti Pembajakan, di halaman perusahaan rekaman Lokananta Solo, Kamis (15/10).

“Tidak hanya seniman yang dirugikan, pajak yang seharusnya diterima pemerintah hingga Triliunan Rupiah, namun karena pembajakan ini tidak ada yang masuk.” Katanya.

Dia membandingkan, dengan jumlah penduduk yang lebih sedikit dari Indonesia, seniman dan pemerintah di Negeri Jiran Malaysia menerima pendapatan dari hasil penjualan karya musik lebih banyak. Di Malaysia setiap tahunnya mendapat pemasukan 300 Miliar Rupiah dari penjualan CD dan berbagai royalti hak intelektual. Sedang di Indonesia, setiap tahunnya hanya 15 Miliar Rupiah saja.

“Padahal kita pernah melakukang perhitungan, jika ditotal pendapatannya mencapai Rp 2 Triliun pertahunnya,” kata dia.

Dia juga mencontohkan betapa parahnya kejahatan pembajakan di Indonesia. Pada tahun 2012 dirinya beserta tim dari dirjen Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) mengadakan razia VCD bajakan di pasar Glodog. Hasilnya, lebih dari enam ton VCD haram tersebut didapatkan dan disita dari tangan pedagang.

“Lebih dari 12 kontainer yang disita, disitu saya merasa lemas, dan menganggap bahwa industri kreatif terutama lagu telah sampai pada akhir ceritanya, tinggal menunggu mati saja,” katanya.

Sementara Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang turut hadir dalam acara tersebut mengatakan, dalam kaset atau CD yang dibeli oleh masyarakat itu bukanlah benda mati, melainkan karya yang hidup dan menghidupi. Karya yang terkandung dalam CD tersebutlah yang harus dihargai. Ganjar berjanji akan berkoordinasi dengan Polda Jawa Tengah untuk tidak jemu-jemu melakukan pemberantasan karya-karya bajakan ini.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge