0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dukung Tempe Diakui UNESCO, Klaten Siap Bangun Monumen

timlo.net/aditya wijaya

Seminar Tempe dari Klaten untuk Indonesia dan Dunia

Klaten — Bupati Klaten Sunarna mendukung gerakan Forum Tempe Indonesia mengajukan tempe sebagai warisan budaya dari Indonesia ke Organisasi Pendidikan Keilmuan dan Kebudayaan PBB atau UNESCO.

“Ternyata tempe yang sangat mendunia sejarahnya berasal dari Klaten. Jangan malu disebut masyarakat tempe,” ujar Assisten Ekonomi Pembangan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Klaten, Purwanto Anggono Cipto, membacakan sambutan Bupati Klaten Sunarna, Kamis (15/10).

Dalam seminar bertajuk ‘Tempe, Dari Klaten Untuk Indonesia dan Dunia’ di Pendopo Pemkab Klaten, pihaknya siap membangun monumen tempe pada 2016. Selain sebagai simbol sejarah, monumen itu sebagai dukungan Klaten kepada Kemendikbud ke Unesco untuk mengakui tempe warisan dunia.

“Tidak hanya monumen, kalau perlu Klaten memiliki Ekoeduwisata tempe,” imbuh Purwanto.

Terpisah, salah seorang staf Forum Tempe Indonesia Septiyan Suhandono mengatakan, sudah ada lima proposal desain monumen Tempe yang diajukan ke Bupati Klaten. Semua proposal itu berasal dari lomba desain monumen tempe yang diselenggarakan pihaknya.

“Total ketinggian monumen mencapai 50 meter, rinciannya tinggi tapak 30 meter, dan tinggi patung 20 meter. Ada (proposal desain) yang bentuknya satu patung tempe, ada tempe futuristik dalam bentuk tiga dimensi, ada tempe asli dibentuk berdiri, dan lainnya. Rata-rata anggaran dari proposal itu Rp 60-120 juta,” bebernya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge