0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Lapor Wabup, Warga Gemolong Minta Galian C Ditutup

timlo.net/agung widodo

Warga Dukuh Bantengan, Desa Jatibatur, Kecamatan Gemolong, Sragen saat melapor Wakil Bupati Sragen, Daryanto, Kamis (15/10).

Sragen – Warga Dukuh Bantengan, Desa Jatibatur, Kecamatan Gemolong, Sragen mendesak aktivitas galian C di wilayahnya ditutup. Pasalnya pengerukan tanah untuk uruk proyek jalan tol menimbulkan kerusakan lingkungan dan polusi udara. Tuntutan tersebut disampaikan kepada Wakil Bupati Sragen, Daryanto, Kamis (15/10).

“Aktivitas galian C jelas sangat meresahkan warga. Debu yang berterbangan membuat polusi udara. Bahkan banyak warga yang terancam terkena penyakit sesak nafas,” ungkap Ketua Karang Taruna Desa Jatibatur, Ujan Nuryanto.

Menurut dia, warga Jatibatur telah menyepakati penutupan tersebut, mulai dari ketua RT, Kadus, Karangkataruna, kepala desa ataupun paguyuban warga perantuan. Selain merusak lingkungan, juga terjadi pelanggaran dalam penambangan tersebut, seperti muatan yang berlebih.

“Kami sendiri satu kata, hanya meminta proyek galian C tersebut ditutup,” ujarnya.

Sementara Wakil Bupati Daryanto meminta dalam penanganan masalah tersebut, pihak terkait seperti Bidang Pengairan DPU Sragen, BLH Sragen dan Dishubkominfo untuk melakukan pengecekan ulang soal aktivitas tambang tersebut.

“Jangan sampai aktivitas tersebut mengganggu warga. Di sisi lain proyek jalan tol itu tetap berjalan tanpa harus menabrak aturan atau pelanggaran,” kata Daryanto.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge