0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Khawatirkan Hujan, Pembangunan Jembatan Brangkal Dikebut

timlo.net/putra kurniawan

Jembatan Brangkal sebelum dibangun

Sukoharjo — Pembangunan Jembatan Brangkal dikebut siang dan malam agar selesai sebelum musim penghujan datang. Pasalnya, proyek jembatan berada di atas Bengawan Solo yang saat musim penghujan aliran airnya cukup deras, sehingga dikhawatirkan mengganggu proses pengerjaan.

“Kami perkirakan musim penghujan datang dua bulan lagi, artinya pengerjaan harus dikebut pada pekerjaan di bagian bawah, kami cor lagi pondasi yang sudah ada agar lebih kuat mengingat aliran sungai bisa sangat deras,” kata Kabid Bina Marga, DPU Sukoharjo, Jumadi, Kamis (15/10).

Selain memperkuat pondasi dengan merevitalisasi enam pilar yang sudah ada, juga akan ditambah empat pilar agar lebih kuat. Diproyeksikan bulan ini keempat pilar baru sudah selesai dikerjakan, dan tinggal mengerjakan bagian atas jembatan.

Saat ini proyek senilai Rp 4,9 Miliar ini dikerjakan oleh PT Karya Bisa ini diawasi secara ketat oleh pihak Bina Marga Sukoharjo. Sejauh ini sejak pertama kali dikerjakan sebulan yang lalu, pencapaian pada kisaran 15-20 persen, dengan sisa waktu pekerjan 2,5 bulan proyek diyakini bisa selesai tepat waktu.

“Sejauh ini tidak ada kendala dalam proses pekerjaan, kita awasi dengan ketat, dan kita harapkan pekerjaan selesai tepat waktu,” tandasnya.

Jembatan Brangkal terletak di Desa Lawu, Kecamatan Nguter yang membelah Bengawan Solo menjadi akses antar warga di Kecamatan Nguter dengan Kecamatan Bulu. Jembatan ini setiap harinya dilalui lebih dari 700 orang dan menjadi jalur ekonomi yang sangat efektif, sehingga keberadaanya sangat fital bagi warga sekitar.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge