0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Hindari Tawuran, Lipio Digelar pada Jam Sekolah

Liga Pelajar di Solo, beberapa waktu lalu (dok.timlo.net/aryo yusri atmaja)

Solo — Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Surakarta kembali menggulirkan Liga Pendidikan Indonesia (Lipio), Senin-Kamis (19-22/10) mendatang. Turnamen sepak bola antar SMP dan SMA ini sempat dihentikan karena justru menjadi ajang tawuran antar siswa.

Pada saat gelaran Lipio Kota Solo edisi 2013 lalu, terjadi insiden yang berujung pada tawuran antar pelajar. Pada turnamen dua tahun lalu, terjadi dua kali tawuran pelajar terjadi, yakni penyerangan SMK Murni Solo dan SMAN 6 Solo, yang bermula dari turnamen sepak bola Lipio.

Alhasil partai final yang mempertemukan antara SMAN 6 kontra SMA Batik 2, harus ditunggui oleh Walikota Solo saat itu, FX Hadi Rudyatmo. Aksi saling serang yang terjadi antar sekolah peserta Lipio, sempat membuat Walikota Rudyatmo ingin membubarkan Lipio.

Terobosan baru dilakukan panitia turnamen Lipio 2015 yang akan dimulai besok Senin. Yakni dengan menggelar pertandingan pada jam-jam pelajaran di sekolah. Panitia juga melarang adanya suporter terutama untuk tingkat SMA dan sederajat.

“Waktu pertandingan dilaksanakan pada saat jam sekolah, tidak boleh ada suporter untuk SMA. Ini untuk mengantisipasi tawuran seperti dua tahun lalu. Namun untuk tingkat SMP, kami memberikan toleransi dibatasi 30 orang saja untuk suporter tiap tim,” ujar bidang teknis pertandingan Lipio 2015, Chaidir Ramli, Kamis (15/10).

Sebanyak 18 tim dari tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat, serta 15 tim dari Sekolah Menengah Atas dan sederajat, akan ambil bagian di turnamen ini. Kategori SMP akan dimulai dengan babak play-off pada Sabtu (17/10) besok. Tim yang menjadi juara akan mewakili Kota Solo ke tingkat provinsi.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge