0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kondisi Aceh Singkil Kondusif

merdeka.com

ilustrasi

Timlo.net – Pasca kerusuhan beberapa hari lalu, kondisi di Aceh Singkil sudah kondusif. TNI AD turut membantu aparat keamanan dengan melakukan langkah-langkah penanganan untuk mengatasi bentrokan tersebut.

“Itu kan sudah ditangani kapolri, semua sudah diambil langkah-langkah dan semua sudah sepakat untuk memperbaiki diri,” kata Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal Mulyono, Kamis (15/10).

Dia juga sudah melakukan pengamanan dan pengawasan terhadap antisipasi bentrokan tersebut. Pihaknya juga tidak menambahkan pasukan TNI di Aceh.

“Enggak ada, kan enggak ada apa-apaan kok, kejadian kemarin kasusistik, semua pihak harus menginstropeksi, semoga ke depan enggak ada apa-apa,” kata dia.

Seperti diketahui, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti mengatakan bahwa sejak empat bulan lalu, polisi telah mengetahui permasalahan tentang keberadaan tempat ibadah yang diduga tak berizin di Aceh Singkil. Pengamanan sudah dilakukan, tetapi jumlah personel sangat kurang dibandingkan massa yang melakukan penyerangan pada Selasa kemarin.

“Persoalan ini sudah diketahui empat bulan yang lalu ya, masalah gereja-gereja ini. Saya jadi menyesalkan terjadi penyelesaian dengan pembakaran,” ujar Badrodin.

Ia mengatakan, dari pertemuan antara perwakilan warga dan pemerintah setempat, disepakati bahwa pemerintah akan membongkar gereja-gereja yang tidak memiliki izin pada 19 Oktober 2015. Berdasarkan kesepakatan itu, polisi setempat mengamankan 20-an gereja di wilayah itu. Ada gereja yang diamankan oleh 20 personel Polri dan TNI, ada pula yang dijaga dengan jumlah personel di bawah 20 orang.

[tyo]

Sumber: merdeka.com

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge