0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pedagang Pasar Sabtu Ngeluh, Ini Tanggapan Pemkab

dok.timlo.net/nanang rahadian
Pasar Sabtu di Karanganyar (dok.timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar — Menanggapi desakan pedagang Pasar Sabtu untuk melakukan penataan ulang pedagang ditanggapi dingin oleh Pemkab Karanganyar, Pemkab beralasan persoalan itu sudah selesai dan pedagang sudah nyaman berjualan.

“Tidak ada masalah dengan penataan pedagang Pasar Sabtu, mereka nyaman-nyaman saja berjualan,” kata Kabid Pengelolaan Pasar, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM, Budi Wahyono, Kamis (15/10).

Budi mengklaim persoalan zonasi yang menyebabkan persaingan antar pedagang sudah teratasi. Saat ini pedagang sudah mulai nyaman berjualan. Pedagang mulai membaur meski ditempatkan sejenis dengan pedagang lainnya.

”Tidak ada masalah dalam zonasi. Persoalan pedagang tidak jualan karena niat mereka sendiri. Kalau tempat yang kami sediakan tidak digunakan otomatis diisi pedagang lain,” jelas Budi.

Namun demikian, pihaknya terus melakukan evaluasi untuk penataan Pasar Sabtu. Pihaknya selalu menerjunkan petugas untuk menampung masukan dari pedagang.

”Kami malah tidak menerima keluhan dari pedagang semacam itu, sudah tidak ada masalah di Pasar Sabtu,” tegasnya.

Sebelumnya, sejumlah pedagang Pasar Sabtu Alun-alun mendesak Pemkab Karanganyar menata ulang lokasi jualan mereka. Persaingan tidak sehat antar pedagang terjadi akibat sistem zonasi pedagang yang diterapkan saat ini. Hal tersebut semakin membuat penjualan sepi.

“Sepi Mas, lha ini satu zona jualannya sama, banyak yang banting harga,” kata Budi Haryanto, salah satu pedagang.

Persaingan tidak sehat dengan saling banting harga terjadi akibat sistem zona. Pedagang dengan produk yang sama disatukan dalam satu zona, jenis barang yang dijual sama, sehingga pedagang saling bersaing hingga banting harga.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge