0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Divonis MA 12 Tahun Penjara, Rina Iriani Ajukan PK?

Mantan Bupati Karanganyar, Rina Iriani ()

Karanganyar — Tim penasehat hukum mantan Bupati Karanganyar Rina Iriani Sri Ratnaningsih akan mengusulkan kliennya untuk mengajukan peninjauan kembali (PK) putusan MA yang menambah hukumannya menjadi 12 tahun dari 6 tahun penjara.

“Teori hukum modern itu juga harus didasarkan pada pertimbangan hati nurani, saya melihat ini ada nuansa balas dendam,” kata penasehat hukum Rina Iriani, Muhammad Taufik saat dihubungi watawan, Rabu (14/10).

Taufik mengatakan, akan berkonsultasi dengan kliennya tentang langkah hukum selanjutnya. Dia berharap kliennya setuju PK karena memang tidak ada bukti keterlibatan kliennya.

“Tidak ada bukti formal Bu Rina terlibat, korupsi itu delik formal,” kata Taufik.

Sebelumnya, Majelis Kasasi Mahkamah Agung (MA) menolak kasasi yang diajukan Rina Iriani. Hukuman yang semula hanya 6 tahun bertambah menjadi 12 tahun penjara dengan denda menjadi Rp 1 miliar. Majelis hakim yang terdiri dari Hakim Agung Artidjo Alkostar, Krisna Harahap dan M.S Lumme juga menambah pengganti kerugian negara Rp Rp 11,875 miliar subsider 3 tahun penjara.

Seperti diketahui, mantan Bupati Karanganyar Rina Iriani Sri Ratnaningsih tersangkut kasus korupsi penyalahgunaan anggaran perumahan bersubsidi Griya Lawu Asri. Dana dari Kementerian Perumahan Rakyat sebanyak Rp 18 miliar tersebut tidak jelas peruntukannya. Diduga mantan orang nomor satu di Karanganyar tersebut ikut menikmati dana sebesar Rp 11 miliar.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge