0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Survei SMRC, Ahok Lebih Unggul

dok.merdeka.com

Timlo.net – Sejumlah nama disebut-sebut akan meramaikan bursa Pilkada DKI Jakarta 2017. Nama-nama itu antara lain Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Sandiaga Uno, Adhyaksa Dault, Ridwan Kamil, Tri Rismaharini.

Dari nama yang sudah muncul, nampaknya Ahok masih kuat dan tak mudah dikalahkan. Para calon harus lebih kerja keras untuk dapat mengalahkan mantan Bupati Belitung Timur itu, terutama dengan melihat elektabilitas Ahok yang jauh potensial untuk kembali menduduki kursi nomor satu di DKI ini.

Hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menunjukkan peluang Ahok untuk terpilih di 2017 lebih tinggi dibanding calon lawan-lawannya. Meski belum menentukan pilihan akhirnya, warga DKI rupanya masih menginginkan Ahok kembali memimpin. Terbukti, dengan jawaban spontan (top of mind), 23,5 persen mereka memilih Ahok.

“Mayoritas responden memang belum menentukan pilihan akhirnya. Namun dari jawaban spontan, dia mendapat dukungan sebanyak 23,5 persen, sedangkan saingan terdekatnya M Ridwan Kamil 3 persen, Fauzi Bowo 2,1 persen. Calon-calon lain termasuk Tri Rismaharini dan Sandiaga Uno di bawah 2 persen,” ujar Direktur SMRC, Djayadi Hanan, Rabu (14/10).

Menurut dia, faktor yang mengunggulkan Ahok adalah evaluasi positif dari warga Jakarta terhadap kinerjanya. Mayoritas 64 persen menyatakan puas terhadap kinerja Ahok.

Masyarakat yang menilai baik atau sangat baik pelaksanaan pemerintah di bawah Ahok sebesar 46 persen dan yang menilai buruk 16 persen dan sisanya tak berkomentar. Selain itu 85 persen menyatakan selama dipimpin Ahok pelayanan di kelurahan dan kecamatan menjadi baik. Kemudian 72 persen juga mengaku kinerja Ahok soal keamanan baik dan sangat baik.

“Penilaian positif juga diberikan responden atas sarana dan pelayanan seperti gedung sekolah (84 persen), kondisi jalan raya (73 persen), dan kondisi RS (87 persen),” papar dia.

Sementara itu, citra positif yang mendongkrak dukungan terhadap Ahok adalah perselisihannya dengan DPRD mengenai dana siluman beberapa waktu lalu. Sebanyak 47 persen yakin Ahok benar dalam kisruh itu dan 10 persen yakin DPRD lah yang benar.

Tak hanya itu, dukungan kepada Ahok dari segi agama juga lebih unggul dibanding penantangnya. Ahok memperoleh dukungan sebanyak 19 persen dari kalangan Islam.

“Ahok di sini lebih mengungguli Ridwan Kamil 3 persen, Fauzi Bowo 2 persen dan Tri Rismaharini 2 persen,” tambahnya.

Namun demikian, survei yang dilakukan pada Agustus lalu ini dinilai belum lengkap. Kehadiran Mantan Menpora Adhyaksa Dault yang mulai ramai justru tidak disertakan dalam survei ini. Menurut Djayadi, hal itu disebabkan karena berdasarkan jawaban spontan warga DKI. Adhyaksa dinilai belum dikenal oleh warga DKI ketika survei sedang berlangsung.

“Ini berdasarkan jawaban spontan warga DKI. Adhyaksa kan belum diketahui kemunculannya. Justru warga sebut Jokowi dan nama lain yang sudah tidak mungkin lagi untuk dipilih,” papar dia.

Survei SMRC yang dilakukan pada akhir Agustus 2015 ini dengan total 631 responden dengan menggunakan metode sampel Multistage random sampling dengan margin Error (MoE) berkisar kurang lebih 4 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

[lia]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge