0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Warga Persembahkan Kepala Kerbau ke Gunung Merapi

foto: Nanin

141015 Usai didoakan, Sesaji Kepala kerbau diarak untuk dilarung di Pasar Bubrah, Gunung Merapi

Boyolali – Ribuan warga memadati Pendopo Joglo Lencoh, Selasa malam (13/10), untuk mengikuti tradisi sedekah gunung. Prosesi melarung kepala kerbau ke Gunung Merapi ini digelar menyambut 1 Suro atau tahun baru islam.

Tradisi Sedekah Gunung ini, sebagai wujud terimakasih masyarakat Selo terhadap Sang Pencipta dan Kyai Petruk, tokoh yang dipercaya warga di Gunung Merapi. Kyai Petruk sebenarnya bernama muda Handoko Kusuma yang dipercaya sebagai pengayom warga lereng Merapi. Alasan dinamakan Petruk karena mempunyai tubuh tinggi dan hidung yang panjang.

Tradisi Sedekah Gunung sendiri dimulai prosesi di Joglo Lencoh. Selain kepala kerbau, juga disuguhkan berbagai macam sesaji, seperti nasi tumpeng, nasi jagung, kopi pahit dan hasil pertanian. Setelah dilakukan doa bersama, sesaji kepala kerbau kemudian diarak untuk dilarung di Pasar Bubrah. Sedangkan sesaji lain menjadi rebutan warga.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Boyolali, Mulyono Santoso menjelaskan, tradisi ini terus dilakukan setahun sekali sebagai upaya untuk nguri-uri kebudayaan leluhur agar tidak punah. Selain sebagai sarana memohon keselamatan, sekaligus untuk menarik wisatawan agar mau datang ke Selo. Apalagi, potensi wisata Selo juga akan terus dikembangkan.

“Tidak hanya wisatawan lokal, namun juga mancanegara, kita harapkan tradisi ini menjadi potensi wisata,” ungkapnya.

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge