0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Penumpang Lokal Bisa Manfaatkan Idle Seat KA Jarak Jauh

dok.timlo.net/red
KA Prameks (dok.timlo.net/red)

Solo – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional VI Yogyakarta akan memanfaatkan idle seat atau kursi kosong pada kereta api (KA) jarak jauh. Kebijakan itu dilakukan untuk memfasilitasi penumpang lokal yang tidak tertampung dalam KA Prambanan Ekspres (Prameks).

“Tingginya load factor yang terjadi pada KA lokal Prameks sekarang ini membuat para calon penumpang sering kehabisan tiket. Hal itu wajar terjadi mengingat kapasitas KA Prameks cukup terbatas,” ujar Corporate Communications Manager PT KAI Daop VI Yogyakarta, Gatut Sutiyatmoko kepada wartawan, kemarin.

Dirinya mengatakan, kapasitas KA lokal Prameks dengan rangkaian KA warna kuning sekarang ini hanya sekitar 801 penumpang, sementara untuk rangkaian KA warna merah 456 penumpang. Dengan total kapasitas yang ada tersebut menurutnya sangat kurang memadai. Apalagi jika dalam kondisi ramai atau saat peak season.

“Oleh karena itu dengan memanfaatkan kursi kosong pada KA jarak jauh, harapannya bisa mengakomodir kebutuhan calon penumpang. Khususnya yang tidak mendapatkan tiket pada KA lokal Prameks,” jelasnya.

Gatut menyampaikan, kebijakan itu sudah mulai berlaku pada Sabtu (10/10), dan untuk tarif yang akan diberlakukan bagi penumpang yang ingin memanfaatkan KA jarak jauh tersebut bervariasi, sesuai dengan kelas KA yang akan ditumpangi.

Misal untuk KA kelas Eksekutif seperti Argowilis, Bima, Turangga dan Gajayana tarifnya sebesar Rp 80 Ribu, sedangkan untuk KA kelas Bisnis seperti Malabar dan Mutiara Selatan sebesar Rp 60 ribu, sementara KA Malabar ekonomi sebesar Rp 40 Ribu.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge