0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kalau Hanya Pencegahan, KPK Dianggap Tak Ada Gunanya

dok.merdeka.com

ilustrasi

Timlo.net – Revisi Undang Undang nomor 30 tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diperlukan agar lembaga antirasuah itu tidak lagi fokus pada penindakan tapi pencegahan korupsi.

Plt Wakil Ketua KPK Indriyanto Seno Adji menegaskan, pemberantasan korupsi jika hanya mengandalkan pencegahan maka tak ada artinya. Apalagi usulan dari hasil kajian KPK dalam rangka pencegahan kerap diabaikan kementerian-lembaga.

Dari pengakuannya, selama ini KPK terus menyosialisasikan soal pencegahan tindak pidana korupsi. Namun tetap saja korupsi tumbuh subur.

“Pencegahan itu ibarat lagu palsu lip-sing, kalau (penindakan) dihilangkan, KPK dibubarkan saja,” kata Indriyanto, Selasa (13/10).

Dia tidak menampik aspek pencegahan punya peran penting. Utamanya dalam rangka penyelamatan potensi kerugian negara.

“Namun bukan berarti penindakan KPK tidak penting. KPK menggunakan penindakan sebagai pilihan terakhir,” ucapnya.

Sekadar diketahui, DPR segera menggodok revisi UU no 30 tahun 2002 tentang KPK. DPR berdalih, tujuan revisi ini salah satunya mendorong KPK lebih fokus pada upaya pencegahan tindak pidana korupsi.

Padahal secara harafiah tugas dan fungsi KPK terlihat jelas dari singkatannya yakni Komisi ‘Pemberantasan’ Korupsi. Tetapi DPR mengusulkan agar lembaga antirasuah lebih fokus pada pencegahan.

[noe]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge