0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sengketa Lahan Sriwedari, Ahli Waris Tuding Pemkot Ulur Waktu

dok.timlo.net/achmad khalik
(dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Penyelesaian sengketa lahan Sriwedari dinilai pihak ahli waris hanya mengulur waktu. Pasalnya, selama ini Pemkot Solo yang digadang-gadang mengajukan konsep terkait penyelesaian sengketa Sriwedari datang dengan tangan kosong ke Pengadilan Negeri (PN) Solo, Selasa (13/10) siang.

“Kalau mau menyelesaikan sengketa Sriwedari kami terbuka, asalkan pihak Pemkot mengajukan kosep terlebih dahulu,” terang kuasa hukum ahli waris, Anwar Rahman saat ditemui wartawan usai mediasiĀ  yang dilaksanakan di ruang Ketua PN Solo.

Dalam pertemuan tersebut, nampak Pj Walikota Solo, Budi Suharto didampingi Kabag Hukum Pemkot Solo, Kin Kin Sultanul Hakim, mantan kuasa hukum ahli waris, Jaril didampingi kuasa hukumnya, Heru S Notonegoro, koordinator ahli waris Sriwedari, Gunadi dan Ketua PN Solo Amin Sutino.

Sementara, PJ Walikota Solo Budi Suharto justru menunggu tawaran dari pihak ahli waris terkait sengketa kasus Sriwedari. Meski begitu, Pemkot berjanji akan aktif mempertahankan lahan milik publik di jantung Kota Solo tersebut.

“Kami selalu aktif dalam mengikuti perkembangan kasus Sriwedari,” kata Budi Suharto.

Mediasi yang digelar merupakan lanjutan dari mediasi yang sebelumnya digelar pada tanggal 29 September lalu. Dalam mediasi sebelumnya, pihak PN Solo menawarkan penyelesaian di luar proses hukum atau cara yang disetujui kedua belah pihak. Namun, hingga mediasi yang digelar pada hari ini nampaknya kedua belah pihak, baik ahli waris maupun Pemkot Solo belum menemukan jalan terbaik menyelesaikan permasalahan tersebut.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge