0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Guru Cabul bakal Dihentikan Tunjangan Sertifikasinya

Kantor Dinas Pendidikan Wonogiri (dok.timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Seiring dengan proses penyidikan yang dilakukan Polres Wonogiri terkait kasus pencabulan sembilan siswa yang dilakukan oknum guru SMPN Selogiri, DW, pihak Dinas Pendidikan (Disdik) Wonogiri telah melakukan klarifikasi kepada pihak sekolah, bahkan Dinas langsung memanggil DW untuk dimintai keterangan.

“DW mulai hari ini kita tarik ke Dinas, sementara kita nonaktifkan sebagai guru. Dia kita tugaskan di seksi kurikulum SMP/SMA membantu staf kurikulum,” ungkap Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Wonogiri, Tunggal Widodo, mewakili Kadisdik Siswanto, Selasa (13/10).

Tak hanya dinonaktifkan dari jabatannya sebagai guru pengajar mata pelajaran (Mapel) Fisika, tunjangan sertifikasi milik DW pun bakal dihentikan.

“Mulai hari ini kita memproses soal penghentian tunjangan sertifikasi DW,” ujarnya.

Dia juga mengatakan, selama ini DW mengajar Mapel Fisika kelas VII hingga kelas IX di SMPN Selogiri. Bahkan, lanjut Tunggal, untuk memenuhi 24 jam mengajar, DW juga mengajar di salah satu SMP di Kecamatan Eromoko.

“Saya juga tidak mengira kalau DW berbuat yang tidak senonoh seperti itu. Kalau saya melihat sekilas, dia itu terkesan alim, sopan.Wong-e kuwi klunah-klunuh, babar blas ora mitayani yen tumindake koyo ngono kuwi,” jelasnya.

Tuggal menyayangkan tindakan yang dilakukan DW. Terlebih lagi, DW memiliki basis agama yang kuat. Sedang sisi kehidupan rumah tangga DW tergolong harmonis. Dari sisi ekonomi juga mapan. DW menjadi guru pegawai negeri sipil (PNS) sejak 2005 silam.

“Pengakuan DW, soal kebutuhan biologis sudah terpuaskan oleh istrinya, tapi katanya tidak tahu kenapa kok tiba-tiba ada dorongan semacam itu,” tuturnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge